METRO PADANG

232 Ribu Pekerja Rentan Padang Belum Terlindungi, Wako Fadly Amran Gerakkan Dana CSR Perusahaan

×

232 Ribu Pekerja Rentan Padang Belum Terlindungi, Wako Fadly Amran Gerakkan Dana CSR Perusahaan

Sebarkan artikel ini
PERLINDUNGAN KETENAGAKERJAAN— Wali Kota Padang Fadly Amran menggelar pertemuan dengan pimpinan perusahaan di Kota Padang, membahas Corporate Social Responsibility (CSR), di Kinol Bistro Padang, Senin (4/5). Pertemuan ini bertujuan mendorong keterlibatan dunia usaha dalam memberikan perlindungan bagi pekerja rentan.

PONDOK, METROWali Kota Padang Fadly Amran menggelar pertemuan dengan pimpinan perusahaan di Kota Padang, membahas Corporate Social Responsibility (CSR), di Kinol Bistro Padang, Senin (4/5). Pertemuan ini bertujuan mendorong keterlibatan dunia usaha dalam memberikan perlindungan bagi pekerja rentan.

Fadly Amran mengungkapkan, saat ini sebanyak 138.299 pekerja telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Namun, masih terdapat sekitar 232.315 pekerja yang belum terlindungi, terutama dari sektor informal seperti freelan­cer, pengemudi ojek, tukang bengkel, dan pedagang kecil.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai pemberi kerja untuk memastikan perlindungan bagi tenaga kerja. Kita tidak ingin mereka yang memiliki resiko tinggi, ketika mereka sakit atau mengalami kecelakaan kerja, tidak mendapatkan perlindungan,” pungkasnya.

Baca Juga  Direksi PT Semen Padang Silaturahmi dengan Pimpinan Media

Fadly Amran menambahkan, Pemerintah Kota Padang telah mengambil langkah dengan memberikan perlindungan kepada sekitar 10.103 pekerja rentan melalui pembiayaan APBD Kota Padang. Ke depan, Pemerintah Kota Padang menargetkan ca­kupan ini meningkat menjadi 37.648 pekerja.

“Saya yakin setiap perusahaan memiliki program CSR. Melalui kesempatan ini, saya mengajak agar sebagian dari program tersebut dapat dia­rahkan untuk membantu perlindungan pekerja rentan di Kota Padang,” pungkas Fadly Amran.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Afrialdi menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia telah menetapkan target capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ)  Kota Padang sebesar 32 persen dari total pekerja.

Baca Juga  Perang Narkoba masih Setengah Hati

“Capaian saat ini berada di kisaran 25 persen, sehingga masih terdapat selisih yang perlu dikejar. Melalui kolaborasi ini, kami mendorong keterlibatan dunia usaha untuk turut berkontribusi dalam pe­ningkatan cakupan UCJ, salah satunya melalui pemanfaatan dana CSR,” jelasnya. (oza)