METRO PESISIR

Yota Balad Sampaikan LKPD Tahun 2025

×

Yota Balad Sampaikan LKPD Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
SAMPAIKAN PERTANGGUNGJAWABAN APBD— Wali Kota Pariaman Yota Balad, sampaikan Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pariaman

PARIAMAN, METRO—Wali Kota Pariaman, Yota Balad sampaikan La­poran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 dalam ra­pat paripurna DPRD Kota Pariaman yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Mu­hajir Muslim. Sidang pa­ripurna Senin kemarin juga dihadiri Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi, Unsur Pimpinan DPRD dan anggota, Forkopimda, Sekdako, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan Camat, Kepala Kantor/Badan/Bagian Pemko Pariaman.

Dalam penyampaiannya, Yota Balad, pelaksanaan APBD Kota Pariaman Tahun Anggaran 2025 ini bukan sekadar formalitas, ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral, politik, dan administratif Pemerintah Kota Pariaman kepada masyarakat melalui DPRD. “Yang kita laporkan hari ini adalah hasil kerja nyata, hasil dari kebijakan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025, capaian WTP 13 kali yang diterima Kota Pariaman bukan kebetulan, ini adalah hasil konsistensi, hasil disiplin dan hasil komitmen kita dalam membangun tata kelola keuangan yang trans­paran dan akuntabel,” ujarnya.

Yota Balad, paparkan adanya peningkatan Pen­dapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman pada tahun 2025 lalu sebesar Rp. 57.­459.978.227,89, artinya ini adalah capaian tertinggi sepanjang sejarah Kota Pariaman. Dibandingkan tahun 2024, terjadi peningkatan sebesar Rp. 11.­548.599.585,53 atau sebesar 25,15 persen. Ini menunjukkan bahwa kemandirian fiskal kita mulai menguat, kerja optimalisasi pajak dan retribusi, inovasi pelayanan, serta penguatan pengawasan mulai memberikan hasil nyata.

Secara keseluruhan, pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 dianggarkan sebesar Rp.65­5.73­8.471.097,00 dan terealisasi sebesar Rp. 620­.440.9­14.94­8,89 atau mencapai 94,62%. Jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2024 sebesar Rp. 644.362.029.673,36, terdapat penurunan sebesar Rp. 23.921.114.724,47 atau 3,71%. Hal ini terjadi bukan karena kegagalan daerah, tetapi karena ber­kurangnya transfer pusat yang berada di luar kendali kita. Yang penting untuk dicatat, PAD kita justru tumbuh kuat.

“ Realisasi belanja ter­sebut menunjukkan bah­wa APBD Kota Pariaman tetap diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan ma­syarakat, sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah, pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, serta menjaga keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor,” ujar­nya.

Baca Juga  Inovasi untuk Percepatan PUG

Ia menjelaskan, seluruh capaian ini adalah hasil kerja kita bersama. Pemerintah Daerah tidak be­kerja sendiri, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat adalah bagian dari sistem yang saling menguatkan. Namun kita juga harus jujur, tantangan ke depan tidak ringan. “Tentu masih banyak pekerjaan dan tantangan yang harus kita selesaikan bersama. Namun dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan komitmen yang kuat antara eksekutif dan legislatif, kami optimis Kota Pariaman akan semakin maju, semakin berdaya saing, dan semakin sejahtera,” ujarnya.

Untuk itu, Pemerinta­han Kota Pariaman di­ba­wah kepemimpinan Yota balad – Mulyadi mengha­rapkan dukungan serta kerja sama yang baik dari pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Pariaman dalam pembahasan Ranperda ini, sehingga dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan da­erah dan kesejahteraan masyarakat yang kita cinta. (efa)