SIJUNJUNG, METRO–Ketua Forikan Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, menyerahkan secara langsung 50 Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) olahan pangan berbahan baku ikan kepada anak-anak berisiko stunting di Kantor Wali Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, baru baru ini.
Program ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) secara berkesinambungan.
“Melalui pemenuhan gizi berbasis ikan ini, diharapkan dapat menekan angka stunting sekaligus mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga di masa depan,” ungkap Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa.
Tak hanya fokus pada pemenuhan nutrisi, Ny. Nedia Fitri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif meramaikan dan memanfaatkan fasilitas Posyandu terdekat.
Kehadiran masyarakat di Posyandu menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah stunting sejak dini, sekaligus menjadi pusat edukasi serta layanan kesehatan yang merata sesuai usia.
“Dengan kepedulian yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga, pemantauan kesehatan yang optimal dapat berjalan dengan lebih maksimal,” sebutnya.
Menariknya, Ketua Forikan menegaskan bahwa layanan Posyandu kini mencakup seluruh siklus kehidupan manusia, bukan lagi sekadar tempat pemeriksaan bayi dan balita.
Mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pemeriksaan kesehatan remaja, pendampingan ibu hamil, hingga pelayanan kesehatan bagi para lansia kini tersedia di Posyandu. “Mari bersama kita cegah stunting dan bangun Kabupaten Sijunjung yang lebih sehat dengan rutin ke Posyandu dan gemar mengonsumsi ikan,” harapnya. (ndo)






