METRO PADANG

Waspada, Kotak Amal Jadi Incaran Maling 

×

Waspada, Kotak Amal Jadi Incaran Maling 

Sebarkan artikel ini
ilustrasi.

SAWAHAN, METRO–Jelang Idul Fitri aksi kriminal meningkat. Para pencuri bukan hanya menyasar motor, ponsel dan harta benda lainnya tapi kotak amal masjid pun jadi sasaran.

Ketua DPD PKS Kota Padang, Muharlion mengungkapkan, agar tidak dicongkel maling jelang Lebaran, kotak infak masjid yang telah penuh isinya mesti dibuka segera dan simpan oleh pengurus. Pengurus masjid atau mushalla di Padang harus gerak cepat (gercep) dalam pembongkaran kotak infak yang jalan setiap malam Ramadhan dan subuh.

“Hal ini demi meminimalisir kejajatan di rumah ibadah dan mewujudkan keamanan dan ketentraman. Kotak amal yang telah full isinya bongkar lagi. Jangan sampai maling duluan mengambil,” ujar wakil rakyat III periode ini, Senin (25/4).

Baca Juga  Andre Rosiade Cup Resmi Dibuka, Komitmen Lahirkan Bakat Lokal Timnas Indonesia 2034

Ia mengatakan,  jelang lebaran 1443 H 2022 M berbagai tindak kejahatan sangat tinggi terjadi dan pelaku tidak pandang bulu. Asalkan bernilai jual dan berharga pasti diembatnya. Termasuk kotak infak.

Karena itu, pengurus  masjid maupun mushala harus berpikir keras saat menyimpan kotak infak agar tidak menjadi sasaran maling. “Salah satu antisipasinya, ya, segera dibongkar dan dibagikan,” sebutnya.

Menurutnya, antisipasi itu terjadi pihak pengurus harus awasi ketat selain mengintai lewat CCTV yang telah terpasang. “Jangan karena sudah ada CCTV, pengurus jadi lalai. Sebaiknya segera dibuka isi kotak infak dan dibagikan kepada yang berhak menerima. Selain itu, pengawasan bisa dilakukan lewat imam atau garin yang tinggal di sana,” ulasnya.

Baca Juga  BMKG Akan Pasang 50 Sensor Gempa Bumi

Ia menambahkan, kewaspadaan perlu ditingkatkan pengurus seperti kunci double kotak infak dan tidak membuka pintu masuk – keluar dengan waktu lama. Jika aktifitas ibadah usai digelar, pintu tutup rapat. Jangan dibiarkan menganga atau terbuka lebar. Apalagi nihil penjagaan. Itu memancing orang berbuat jahat mesti niat pelaku tidak ada.

Muharlion juga meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan dan jangan lengah. Sebab, kriminalitas terjadi bukan karena ada niat tapi lewat kesempatan. “Waspadalah, waspadalah.  Kepada warga yang akan tinggalkan rumah juga harus hati-hati dan jangan lupa kunci pintu rapat,” pungkasnya. (ade)