METRO SUMBAR

Warga Kota Padang Panjang harus Bersiap Hadapi Tingginya Inflasi

×

Warga Kota Padang Panjang harus Bersiap Hadapi Tingginya Inflasi

Sebarkan artikel ini

PDG.PANJANG, METRO–Warga Kota Padang Panjang harus bersiap ha­dapi peningkatan inflasi yang cukup tinggi. Inflasi yang tinggi ini, berarti terjadi kenaikan harga-harga yang signifikan untuk se­jumlah barang dan jasa.  Hal tersebut diutarakan Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam, Putra Dewangga, S.S, M.Si kepada Kominfo, Kamis (7/4).

Dijelaskan Putra, hal ini terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya isu global kenaikan minyak dunia yang dipicu perang Rusia-Ukraina.

Rusia merupakan salah satu produsen minyak utama dunia, eksportir mi­nyak terbesar kedua setelah Arab Saudi. Sanksi eko­nomi Amerika Serikat berupa pelarangan ekspor mi­nyak membuat berkurangnya pasokan minyak du­nia. Sehingga harga minyak dunia melambung tinggi.

Baca Juga  Pelaku Ekraf Sumbar Studi Tiru ke Bali, Melihat Pengelolaan Desa Terbersih Nomor 3 di Dunia

“Dampaknya, BBM da­lam negeri terpaksa dinaikkan karena minyak olahan (BBM) Indonesia sebagian besar diimpor dari Si­nga­pura dan Malaysia. Walaupun Indonesia juga penghasil minyak, namun pro­duksi minyak mentah Indonesia baru 700 ribu barel/hari. Sedangkan kebutuhan BMM Indonesia sangat besar, yaitu mencapai 1,4 juta barel/hari,” paparnya.

Dengan kondisi demikian, ulas Putra, tidak ada jalan lain, jika harga mi­nyak mentah dunia naik, maka BBM dalam negeri pasti akan mengalami ke­naikan pula.

“Dampak ikutannya a­da­lah semua biaya produksi barang dan jasa dalam negeri juga otomatis akan mengalami kenaikan. Ka­rena adanya peningkatan tambahan biaya energi dan transportasi,” terang Putra.

Baca Juga  Tidak Perjuangkan PPPK Tenaga Kesehatan ke KemenPAN-RB, DPRD Pasbar Sayangkan Kinerja BKPSDM

Disebutkannya, inilah penyebab utama naiknya harga barang dan jasa di Indonesia, termasuk di Kota Padang Panjang. Ditambah euforia kebebasan pasca­pandemi dan pe­ning­katan permintaan barang di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1443 H. (rmd)