METRO SUMBAR

Usulkan RKP, Nagari Minangkabau Gelar Musnag di SD 02 Minang­kabau

×

Usulkan RKP, Nagari Minangkabau Gelar Musnag di SD 02 Minang­kabau

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRO–Nagari Minangkabau dalam perancangan dan pengusulan Rencana Kerja Pemerintah (RKP), menga­dakan Musyawarah Na­gari (Musnag), di SD 02 Minang­kabau, Nagari Minang­kabau, Kecamatan Su­nga­yang, Selasa (29/6).

Wali Nagari Minang­kabau Imhar dalam sam­butannya menyampaikan, Musnag adalah agenda rutin dari daerah sampai pusat, untuk diketahui Mus­nag sekarang berbeda dari tahun lalu. Musnag ini telah diatur oleh pemerin­tah dengan tujuan untuk menampung aspirasi ma­sya­rakat yag ada di Nagari Minang Kabau.

“Aspirasi masyarakat Nagari akan ditampung oleh Pemerintah Daerah melalui OPD, untuk itu sebelumnya dilakukan dis­kusi yang mana usulan itu nantinya menjadi prioritas pada tahun 2023,” katanya.

Imhar tambahkan, kita akan cek kembali pemba­ngunan yang telah dilak­sanakan dari dana desa, sedangkan harapan kami kepada tim Kabupaten, untuk kerjasamanya su­paya Nagari Minangkabau bisa menjadi Nagari desti­nasi wisata, nanti wisata seperti pemandian minang yang ada ini akan kita kelola melalui Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag).

Baca Juga  Selamat Idul Fitri 1445 Hijriyah, Takbir Menggema di Halaman Kantor Bupati Solsel

“Ada dua pekerjaan dari dana Nagari yang kami kelola yaitu, Ambu­lans Nagari dan Depot Air Minum bersumber dari mata air Minangkabau, sedangkan untuk Ambu­lans ini melalui swadaya masyarakat, serta untuk air bersih akan kita usaha­kan juga,” ujar Imhar.

Sementara Camat Su­ngayang Yetriwel, S.Sos berharap, acara Musnag ini berjalan dengan baik dan lancar, kita apresiasi kepada Wali Nagari Mi­nangkabau dengan ber­dirinya sebuah Masjid yang cukup megah dengan bi­aya lebih kurang sebesar 7 Milyar dan juga adanya Ambulans Nagari melalui Swadaya Masyarakat.

Baca Juga  Ranperda Fasilitasi dan Penyelenggaraan Pesantren Ditetapkan Menjadi Prakarsa DPRD Sumbar

“Dengan keterbatasan dana untuk itu diprio­ritas­kan kepada kebutuhan yang utama, nanti usulan yang tertunda itu sudah ada didalam RKP, untuk itu yang belum terealisasi kita aju­kan kembali seperti perlua­san jalan Batusangkar ke Lintau menjadi prioritas untuk diutamakan,” harap­nya.

Hadir dalam kesem­patan Musnag itu, Ketua Tim Musnag Kabupaten, Forkopinca, Ketua BPRN Nagari Minangkabau, KAN, Tokoh Masyarakat dan un­d­angan lainnya, dengan tetap menerapkan pro­tokol kesehatan. (ant)