METRO PADANG

Triwulan I, PAD Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Lebihi Target

×

Triwulan I, PAD Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Lebihi Target

Sebarkan artikel ini
Mairizon Kepala Dinas DLH Padang.

AIA PACAH, METRO–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mencatatkan hasil yang menggembirakan, dalam meng­ha­sil­kan Pendapatan As­li Daerah (PAD) Kota Padang, pada Triwulan I tahun 2022. Pendapatan yang dihasilkan, me­lebihi target yang ditetapkan oleh Pemko Pa­dang.

“Alhamdulillah kita melebihi target dalam meng­hasil­kan PAD pada Tri­wulan I tahun 2022. Target di triwulan I yang ditetapkan 15 persen dari total target tahunan kita sebe­sar Rp 25 miliar, sementara kita mencapai 15,99 per­sen,” kata Kepala Dinas DLH Padang Mairizon Ra­bu (13/4).

Menurut Mairizon, sum­ber pendapatan terbanyak DLH Padang berasal dari pungutan retribusi sampah yang bersumber dari Perumda Air Minum Kota Padang serta staf collector DLH. Dari target tahunan Rp 21 miliar, di triwulan I ini telah mencapai 15,43 persen.

Baca Juga  HKG PKK Nasional ke-47 Lestarikan Budaya Minangkabau, Tradisi Makan Bajamba Hadir di Iven Nasional

Sumber pendapatan terbesar kedua adalah dari retribusi Tempat Pemakaman Umum (TPU). Dari target Rp 3,4 miliar, di teiwulan I mencapai 22,31 persen. Sektor pada pen­da­patan ini bersumber dari TPU Tunggul Hitam, TPU Air Dingin dan TPU Bungus.

Selanjutnya, sumber pendapatan DLH berasal dari pemanfaatan aset negara yang dihibahkan ke daerah. Di DLH, aset tersebut berasal dari laboratorium yang disumbangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak 2010.

Target pendapatan di sektor laboratorium mencapai Rp301 juta. Di triwulan I ini telah mencapai 34,78 persen. Labor DLH Padang ini juga dimanfaatkan Provinsi Jambi dan Bengkulu, untuk meneliti sampel pencemaran ling­kungan di daerah masing-masing.

Baca Juga  Agar Diusung di Pilkada, Andre: Kader Gerindra harus Menangi Survei

Di sektor terakhir pen­da­patan yang diterima DLH Padang adalah dari re­tribusi penyediaan fasilitas kakus. Sektor ini ditarget­kan menghasilkan Rp207 juta, dengan capaian di triwulan I telah mencapai 18,6 persen. Sumber pendapatan berasal dari IPLT, penyedotan tinja war­ga, serta sarana WC Umum di Imam Bonjol.

“Meskipun di triwulan I ini pencapaian DLH Pa­dang menggembirakan, na­mun itu semua tidak mem­buat kami lalai. Di triwu­lan berikutnya, mu­dah-mudahan juga bisa mencapai target,” harapnya. (hen)