METRO PESISIR

Tinjau Perlaksanaan Pilwana Serentak 2026, Bupati Pastikan Berjalan Aman dan Kondusif

×

Tinjau Perlaksanaan Pilwana Serentak 2026, Bupati Pastikan Berjalan Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
PERSIAPAN—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis saat persiapan peninjauan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak tahun 2026 .

PDG.PARIAMAN, METRO— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis me­mastikan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak tahun 2026 di Kabupaten Padangpariaman berlangsung aman, tertib, dan kondusif.  Kepastian tersebut disampaikan usai melakukan monitoring langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), kemarin.

Menariknya, pemantauan Pilwana tahun ini dilakukan melalui kegiatan Putar Roda, yakni meninjau lokasi menggunakan kendaraan roda dua bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim monitoring pemerintah daerah.

Bupati John Kenedy Azis memimpin Tim I di­dampingi Pelaksana Tugas Kapolres Padangpariaman AKBP Riyana Purwasari dengan meninjau TPS di Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung. Pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 digelar di 73 nagari yang tersebar pada 16 kecamatan di Kabupaten Padangpariaman. Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman membentuk lima tim monitoring yang disebar ke seluruh wilayah pelaksanaan.

Dari hasil pemantauan di sejumlah TPS, Bupati menyebut seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai dengan rencana dan kesiapan yang telah dilakukan oleh panitia penyelenggara. “Alhamdulillah sarana dan prasarana lengkap, seperti surat suara, bilik suara, dan kebutuhan lainnya tersedia. Ini menunjukkan kesiapan panitia pelaksana Pilwana sudah berjalan dengan baik,” ujar John Kenedy Azis.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, aparat keamanan, serta ma­sya­rakat yang telah bersama-sama menjaga kelancaran pesta demokrasi tingkat nagari tersebut. Selain kesiapan logistik, aspek ke­amanan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Dari sekitar sepuluh TPS yang dikunjungi, kondisi di lapangan dinilai aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. “Alhamdulillah pelaksanaan Pilwana berjalan aman dan nyaman. Dari sisi keamanan juga tidak ada kendala yang kami temukan,” katanya.

Baca Juga  Bumikan Nilai Pancasila di Kehidupan Bermasyarakat

Bupati memastikan ti­dak terdapat kekurangan surat suara di setiap TPS. Bahkan, sejumlah TPS telah menyiapkan surat su­ara cadangan sebagai lang­kah antisipasi apabila diperlukan. “Surat suara semuanya tersedia. Bahkan ada TPS yang me­nyi­apkan tambahan lima hing­ga sepuluh lembar sebagai cadangan apabila dibutuhkan,” jelasnya.

Terkait partisipasi ma­syarakat, Bupati menyebut tingkat kehadiran pemilih pada pagi hari masih berada di bawah 50 persen. Namun demikian, ia optimistis angka partisipasi akan terus meningkat hingga batas akhir pemungutan suara pada pukul 13.00 WIB. “Kita berharap ma­syarakat terus datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin nagari yang terbaik,” ujarnya.

Bupati juga memberikan perhatian terhadap warga yang sedang sakit agar tetap dapat menggunakan hak pilihnya. Me­nurutnya, Kelompok Pe­nyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dapat memberikan pelayanan kepada pemilih yang sakit sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Pada kesempatan ter­sebut, John Kenedy Azis kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan persaudaraan selama proses Pilwana berlangsung. Ia menegaskan bahwa Pilwana harus menjadi momentum de­mokrasi yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan. “Ini adalah Pilwana Badunsanak. Siapapun yang menang dan siapapun yang kalah, semuanya tetap bagian dari ma­sya­rakat kita. Yang menang jangan terlalu jumawa, dan yang kalah harus bersabar,” tegasnya.

Baca Juga  Sambut Ramadhan dengan Hati Gembira

Ia berharap walinagari yang terpilih nantinya mam­pu merealisasikan visi dan misi yang telah di­sampaikan kepada ma­syarakat serta membawa kemajuan bagi nagari masing-masing. Sementara itu, Plt Kapolres Padangpariaman AKBP Riyana Purwa­sari menyampaikan bahwa hingga pelaksnaan pemungutan suara berlangsung belum ditemukan adanya gangguan keamanan maupun pelanggaran di TPS. “Sejauh ini belum ada informasi terkait permasalahan di TPS-TPS. Kami hadir bersama Pak Bupati untuk memastikan personel pe­ngamanan hadir, baik dari Polri, TNI maupun Linmas, sehingga pelaksanaan Pilwana berjalan aman,” u­jarnya.

Ia menjelaskan, upaya menjaga situasi kondusif telah dilakukan jauh sebelum hari pemungutan su­ara melalui kegiatan sosialisasi, pendekatan, dan penyuluhan kepada ma­syarakat. “Kami telah me­lakukan sosialisasi dan pen­­dekatan kepada ma­syarakat agar Pilwana berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Personel pengamanan juga telah ditempatkan di masing-masing TPS dengan dukungan koordinator pengamanan guna memastikan seluruh proses demokrasi di tingkat nagari berlangsung aman dan terkendali. Dengan kesiapan penyelenggara, dukungan masyarakat, serta sinergi pemerintah daerah bersama TNI, Polri dan seluruh unsur pengamanan, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman berha­rap Pilwana Serentak 2026 dapat melahirkan pe­mim­pin nagari pilihan ma­sya­rakat dalam suasana de­mokrasi yang damai, aman, dan penuh sema­ngat badunsanak. (efa)