AGAM,METRO–Tim gabungan dan penyelamat BPBD Agam berhasil menemukan warga yang hilang di kawasan Perbukitan Kamang, korban ditemukan selamat di daerah Palupuah yang berjarak 30 kilometer dari lokasi hilangnya, Senin (24/1)Â Â Warga dengan nama Afrizal dan akrab dipanggil Mak Imun (45) sebelumnya dinyatakan hilang sejak Minggu (23/1) di kawasan Perbukitan Jorong Aia TaÂbik, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Agam setelah pergi ke ladang kulit manis di daerah setempat.
“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dengan kondisi leÂmah sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah pondok warga di Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang, Palupuah,” kata Anggota BPÂBD Agam, Lukman Syahputra di Agam, Senin kemarin.
Penyisiran dilakukan Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, Tagana kota Bukittinggi, PMI kota Bukittinggi, Personel Koramil Tilkam, Polsek Tilkam, ApaÂratur pemerintah Kecamatan, Nagari, Rapi Kabupaten Agam, Basarnas pos 50 Kota serta masyarakat setempat.
Afrizal dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian sejak Minggu malam oleh tim gabungan dan masyarakat, terakhir kali ia bersama rekannya Nil mencari akar kuning disekitar lokasi. “Karena cuaca yang tidak mendukung Nil memutuskan untuk menghentikan pencarian akar kuning dan pulang kerumah, sedangkan Mak Imon tetap melanjutkan pencarian dan menolak diajak pulang,” kata seorang warga, Mak Etek.
Karena hingga magrib Afrizal belum pulang ke rumah, pihak keluarga bersama masyarakat akhirnya menyusul korban ke ladang namun tidak ditemukan. Hingga Senin siang, pencarian Afrizal kembali dilakukan Tim GaÂbungan mulai dari lokasi kebun kulit manis miliknya yang berada di daerah perbukitan Pinang Mancuang di Jorong Aia Tabik.
“Pencarian korban bersama regu pertama, pencarian dilakukan oleh 18 orang personel dibantu masyarakat menyisir perbukitan yang dibagi menjadi tiga tim, dua menuju arah Palupuah dan satu tim menuju Sungai Bawak dengan rute perbukitan licin dan berlumpur,” kata WaÂkapolsek Tilatang Kamang, Iptu Hendry Ardiayansah. Selanjutnya korban dievakuasi dan diberikan penanganan medis karena kodnisinya yang lemah saat ditemukan. (pry)






