METRO BISNIS

Subsidi Per Maret 2022 Capai Rp 28,3 T, BBM dan LPG Naik 2 Kali Lipat

×

Subsidi Per Maret 2022 Capai Rp 28,3 T, BBM dan LPG Naik 2 Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (10/1/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium dan RON 90 Pertalite. Penghapusan jenis tersebut merupakan upaya mendorong penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JAKARTA, METRO–Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membukukan realisasi belanja subsidi pemerintah hingga Maret 2022 mencapai Rp 28,3 triliun. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tiga tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menuturkan, realisasi belanja subsidi 2019 sebesar Rp 14,9 triliun, lalu pada 2020 sebesar Rp 16,2 triliun dan 2021 tercatat Rp 19,1 triliun.

“Tiga tahun berturut-turun subsidi berkisar antara Rp 15 triliun sampai Rp 19 trilun, tahun ini kita melonjak sangat tinggi di Rp 28,3 triliun. Kenaikan yang sangat tinggi,” ungkap dia dalam telekonferensi pers APBN KiTa, Rabu (20/4).

Baca Juga  Imbas Kenaikan Harga BBM, Biaya Transportasi dan Logistik Terkerek

Salah satu bentuk subsidi yang melonjak drastis adalah bahan bakar minyak (BBM) dan LPG. Hal ini terjadi seiring dengan kenaikan harga minyak global.

“Realisasi subsidi BBM Rp 3,2 triliun, tahun lalu Rp 1,3 triliun,” imbuhnya.

Adapun, LPG turut mengalami kenaikan yang sama sampai dengan 2 kali lipat. Pada 2021 di periode yang sama sebesar Rp 10,2 triliun, sementara Maret 2022 mencapai Rp 21,6 triliun.

“Karena lonjakan harga energi dunia, belanja untuk subsidi naik 2 kali lipat Maret,” kata dia.(jpc)

Baca Juga  Bagasi Lion Air dan Wings Air tak Lagi Gratis