METRO PESISIR

Serahkan Proposal, Bupati Padangpariaman Audiensi dengan Menteri Haji

×

Serahkan Proposal, Bupati Padangpariaman Audiensi dengan Menteri Haji

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PROPOSAL— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, saat serahkan proposal kelanjutan pembangunan Embarkasi Haji Sumbar, saat pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah RI, K.H. Mochamad Irfan Yusuf, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, melakukan audiensi de­ngan Menteri Haji dan Umrah RI, K.H. Mochamad Irfan Yusuf, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, kemarin. Pertemuan tersebut membahas percepatan penyelesaian pembangu­nan Asrama Haji Provinsi Sumatera Barat yang berlokasi di Batang Anai, Ka­bupaten Padangpariaman.

Dalam kesempatan itu, Bupati John Kenedy Azis menyerahkan secara langsung Proposal Pengembangan Embarkasi Haji Sumatera Barat di Kabupaten Padangpariaman sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji bagi masyarakat Sumatera Barat dan wilayah sekitarnya.

Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa keberadaan Asrama Haji di Kabupaten Padangpariaman memiliki nilai strategis karena berada sangat dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), dengan jarak sekitar 2,5 kilometer. Lokasi tersebut dinilai lebih efektif da­lam mendukung kelancaran proses keberangkatan dan kepulangan jamaah haji.

”Pemkab Padangpariaman berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pembangunan Asrama Haji ini dapat segera dituntaskan. Kehadiran embarkasi yang representatif akan memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada jamaah haji sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat,” ujar Bupati.

Baca Juga  Hasilkan Data yang Akurat untuk Kemajuan Daerah

Ia menjelaskan, asrama embarkasi haji yang saat ini digunakan memiliki keterbatasan lahan, yakni sekitar tiga hektare dan berjarak sekitar 25 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau. Sementara itu, pembangunan Asrama Haji di Batang Anai telah disiapkan di atas lahan seluas 10 hektare sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan embar­kasi haji yang modern dan terpadu.

Selain melayani ja­ma­ah haji asal Sumatera Barat, keberadaan embarkasi tersebut juga diproyeksikan mampu mendukung pelayanan bagi calon ja­maah haji dari Provinsi Jambi dan Bengkulu. Dengan terus meningkatnya jumlah calon jamaah haji setiap tahun serta panjangnya daftar tunggu keberangkatan di Sumatera Barat, penyelesaian pembangunan embarkasi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Baca Juga  Pelaku UMKM Terima BPJS Ketenagakerjaan di Pariaman 

Dalam proposal yang disampaikan kepada Menteri Haji dan Umrah, Pemerintah Kabupaten Pa­dangpariaman mengusulkan dukungan anggaran pengembangan Embarkasi Haji Kabupaten Padangpariaman tahun 2026 sebesar **Rp250 miliar**. Anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat pe­nyelesaian pembangunan sehingga kawasan Asrama Haji dapat segera difungsikan secara optimal.

Tidak hanya sebagai tempat transit jamaah haji, kawasan Asrama Haji Embarkasi Padangpariaman juga dirancang menjadi pusat penyelenggaraan, pelayanan, pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kegiatan keislaman. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi ruang edukasi, silaturahmi, pertukaran informasi, serta pusat pemberdayaan u­mat yang mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan di Sumatera Barat.

Audiensi tersebut menjadi langkah nyata Peme­rintah Kabupaten Padangpariaman dalam memperjuangkan percepatan pembangunan Embarkasi Haji Sumatera Barat sebagai salah satu infrastruktur strategis yang akan meningkatkan kualitas pela­yanan ibadah haji sekaligus mendukung kemajuan da­e­rah. (efa)