BUKITTINGGI, MERO–Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh yang membusuk di rumah kontrakannya di Kelurahan Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Selasa (27/2), sekitar pukul 10.30 WIB.
Warga pun dibuat gempar dengan penemuan mayat pensiunan pegawai pensiunan Radio Republik Indonesia (RRI) berinisial R (68) yang tinggal sendirian di rumah kontrakan tersebut. Sementara, bau yang menyengat membuat warga tidak tahan berlama-lama di sana.
Tak lama berselang, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Bukittinggi datang melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh petugas PMI ke rumah sakit untuk dilakukan pembersihan lalu diserahkan kepada keluarga.
Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Ahmad Jais membenarkan adanya penemuan mayat membusuk tersebut. Menurutnya, ditemukan mayat korban berawal dari kecurigaan pemilik kontrakan yang merasa terganggu dengan bau busuk sejak beberapa hari belakangan.
“Pemilik kontrakan berusaha mencari sumber bau seperti bangkai itu yang ternyata berasal dari rumah yang dikontrak korban. Selain itu, kecurigaan semakin bertambah lantaran korban diperkirakan sudah 7 hari tidak keluar rumah,” kata Ahmad Jais.
Ditambahkan Ahmad Jais, dari kecurigaan itu, pemilik kontrakan bersama warga sekitar melaporkan pada RT dan pihak terkait. Mereka kemudian membuka paksa pintu rumah kontrakan hingga dibuat kaget melihat korban yang sudah meninggal.
“Saat ditemukan jasad lansia tersebut sudah mulai rusak karena diperkirakan sudah lama meninggal. Saat dilakukan pemeriksaan di dalam rumah kontrakan itu, jasad korban ditemukan sudah mulai membusuk,” ungkapnya.
Ahmad Jais mengatakan mayat yang ditemukan itu merupakan pensiunan pegawai RRI. Melihat kondisi tubuh korban yang sudah membusuk, diperkirakan korban meninggal dunia sudah beberapa hari lalu.
”Belum diketahui penyebabnya kematian korban, saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke RS Achmad Mochtar Bukittinggi. Untuk proses selanjutnya kita serahkan ke pihak rumah sakit dan pihak Kepolisian,” tutupnya. (pry)






