METRO PADANG

Santunan Kematian, Hingga Agustus, 23 Permohonan sudah Disalurkan

×

Santunan Kematian, Hingga Agustus, 23 Permohonan sudah Disalurkan

Sebarkan artikel ini

AIA PACAH, METRO
Bagian Kesra (Kesejahteraan Rakyat) Kota Padang telah menyalurkan 23 permohonan santunan kematian kepada warga Padang hingga akhir Agustus 2020. Kabag Kesra Kota Padang, Amriman mengatakan, permohonan yang telah disalurkan itu dimulai sejak Januari 2020.

“Kita tentu salurkan berapa permohonan yang masuk dan pastinya yang memenuhi syarat yang ditetapkan,” ujarnya, Senin (21/9).

Ia mengatakan, besaran santunan kematian yang dibayarkan pada pemohon untuk satu orang adalah Rp 1 juta. Dengan begitu, total seluruhnya yang telah disalurkan berjumlah senilai Rp 23 juta.

Menurutnya, pengurusan permohonan santunan kematian untuk ahli waris ke Bagian Kesra tidaklah sulit. Pemohon cukup melapor ke Kelurahan, melampirkan foto kopi KTP ahli waris dan mengisi blangko yang disediakan pihak Kelurahan sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Baca Juga  Antisipasi Abrasi, Kapolresta Padang Tanam Mangrove

“Blangko yang terisi itu, nanti akan diteruskan pihak Kelurahan ke Bagian Kesra Setda Kota Padang untuk kita periksa berkasnya sebelum disetujui dan dibayarkan,” ucapnya.

Ia mengatakan, perjalanan proses berkas pemohon bisa cepat penyelesaiannya jika persyaratan tak ada yang kurang. Apabila masih kurang, Bagian Kesra Setda Padang akan meminta melengkapinya. “Lalu terkait pencairannya, BPKAD akan melakukan transfer ke rekening pemohon. Sebelumnya, Kesra Setda Kota Padang akan menghubungi BPKAD jika syarat pemohon telah lengkap,” bebernya.

Baca Juga  Lubang Jalan Gereja Acap Makan Korban

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Wismar Pandjaitan menyambut baik apa yang telah dilakukan Bagian Kesra Kota Padang. Ia meminta bantuan dalam bentuk lainnya juga disalurkan, apalagi Covid-19 masih meningkat. Supaya beban warga ringan dan kesusahan tak lama dialami.

“Kita ingin Bagian Kesra dapat menyalurkan bantuan jenis lain jika tak menyalahi aturan, seperti untuk lansia dan lainnya,” ujar kader PDI P ini. (ade)