OLAHRAGA

Resmi! PSSI Dukung Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA 2027-2031

×

Resmi! PSSI Dukung Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA 2027-2031

Sebarkan artikel ini
DUKUNGAN— PSSI resmi dukung Gianni Infantino jadi Presiden FIFA 2027-2031, sekaligus jaga kerja sama dalam pengembangan sepak bola Indonesia dan dunia.

JAKARTA, METROPSSI resmi menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali memimpin FIFA periode 2027-2031. Sikap tersebut disampaikan melalui akun resmi PSSI pada Selasa (4/8/2026), di tengah ber­ku­rangnya dukungan sejumlah federasi setelah polemik gagasan penjualan saham Piala Dunia.

Mengapa PSSI Tetap Mendukung Gianni Infantino? PSSI menilai ke­pe­mimpinan Gianni Infantino memberikan dampak positif bagi perkembangan se­pak bola dunia, termasuk Indonesia.

Federasi sepak bola Indonesia itu juga menga­presiasi komitmen Infantino dalam menjaga persatuan komunitas sepak bola global, mendorong pengembangan sepak bo­la, serta memperkuat seluruh Asosiasi Anggota FI­FA.

“Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menga­presiasi komitmen berkelanjutan Presiden Gianni Infantino dalam memupuk persatuan di seluruh komunitas sepak bola global, memajukan pengembangan sepak bola, dan memperkuat semua Aso­siasi Anggota FIFA.”

PSSI menyebut Indonesia turut merasakan manfaat berbagai program FIFA selama Infantino men­­jabat sebagai presiden organisasi sepak bola dunia tersebut.

Menurut PSSI, ber­ba­gai inisiatif FIFA telah menerjemahkan misi global menjadi kemajuan dan per­kembangan nyata bagi sepak bola Indonesia. “Indonesia telah merasakan langsung dampak positif dari inisiatif FIFA di bawah kepemimpinannya. Inisiatif FIFA di Indonesia telah menerjemahkan misi global FIFA menjadi kemajuan dan perkembangan nyata dalam sepak bola Indonesia.”

Baca Juga  Tundukkan Bengkulu, Sumbar Buka Peluang Lolos PON 2024

PSSI menjadikan rekam jejak serta kepercayaan yang terbangun selama kepemimpinan Infantino sebagai alasan untuk mem­pertahankan duku­ngan. Federasi juga menegaskan FIFA harus tetap menjadi lembaga yang me­layani seluruh Asosiasi Anggota.

“Rekam jejak inilah, dan kepercayaan yang telah dibangunnya, yang mendasari dukungan berkelanjutan PSSI kepada Presiden Infantino dan kepada FIFA yang tetap, pertama dan terutama, sebagai lembaga yang melayani semua Asosiasi Anggotanya.”

Dukungan PSSI juga tidak berhenti pada pencalonan Infantino sebagai Presiden FIFA. PSSI menegaskan komitmen untuk terus bekerja sama dengan FIFA dan seluruh asosiasi anggota dalam mengembangkan sepak bola di ting­kat global.

“PSSI berharap dapat terus bekerja sama secara konstruktif dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia,” tulis PSSI, dilansir dari unggahan a­kun Instagram resmi federasi, Selasa (4/8/2026).

Sikap PSSI muncul ketika posisi Gianni Infantino tengah mendapat sorotan. Presiden FIFA tersebut menghadapi kritik dari sejumlah asosiasi sepak bola setelah mengemukakan gagasan terkait penjualan saham Piala Dunia yang kemudian memicu penolakan dari banyak anggota FIFA. Sejumlah federasi menilai pemba­hasan tersebut kurang melibatkan dialog dan tran­sparansi.

Rencana itu juga men­dapat kritik karena dianggap belum cukup mempertimbangkan kepentingan suporter, sebelum akhir­nya wacana tersebut tidak dilanjutkan oleh FIFA.

Baca Juga  Atletico Madrid 3 vs 3 Girona, Tersingkir Gol Tandang

Penolakan terhadap gagasan tersebut datang dari berbagai kawasan, termasuk anggota AFC, UE­FA, CONCACAF, dan CON­MEBOL.

Polemik tersebut turut memengaruhi peta dukungan terhadap pencalonan kembali Infantino untuk periode kepemimpinan be­rikutnya.

Federasi Sepak Bola Wales menjadi salah satu pihak pertama yang menyatakan tidak lagi mendukung pencalonan Infantino.

Langkah serupa kemudian diambil oleh Federasi Sepak Bola Inggris atau FA, menambah tantangan bagi Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA be­rikutnya.

Gianni Infantino sebelumnya telah menyampaikan keinginannya untuk kembali maju dalam pemilihan Presiden FIFA pada April lalu.

Jika terpilih, pria asal Swiss tersebut akan me­mimpin organisasi sepak bola dunia itu untuk periode 2027-2031.

Infantino pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016 untuk meng­gantikan Sepp Blatter. Dalam dua pemilihan sebelumnya, Infantino berhasil mempertahankan posisinya tanpa menghadapi penantang.

Namun, situasi menjelang pemilihan berikutnya mulai berubah. Sejumlah federasi kini memperlihatkan sikap berbeda, sementara PSSI memilih tetap memberikan dukungan kepada Gianni Infantino dan melanjutkan kerja sama dengan FIFA demi pe­ngem­bangan sepak bola Indonesia dan dunia. (jpg)