METRO PADANG

PT Semen Padang Kirim Tim Medis, Logistik ke Lokasi Gempa Pasbar

×

PT Semen Padang Kirim Tim Medis, Logistik ke Lokasi Gempa Pasbar

Sebarkan artikel ini
KIRIM BANTUAN LOGISTIK— Plt Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar melepas tim medis dan logistik ke Pasaman Barat. Setelah mengirim tim advance dari Tim Rekasi Cepat (TRC) ke lokasi bencana, Jumat (25/2) sore menjelang Magrib, PT Semen Padang kembali mengirim tim medis dari Semen Padang Hospital (SPH) dan juga obat-obatan.

INDARUNG, METRO–Bencana gempa dengan magnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumbar pada Jumat (25/2) pukul 08.39 WIB, terus menjadi perhatian serius PT Semen Padang.

Berselang 6,5 jam setelah mengirim tim advance dari Tim Rekasi Cepat (TRC) ke lokasi bencana, Jumat (25/2) sore menjelang Magrib, PT Semen Padang kembali mengirim tim medis dari Semen Pa­dang Hospital (SPH) dan juga obat-obatan.

Bersamaan dengan tim medis, perusahaan semen di Kota Padang itu juga mengirim sejumlah rela­wan TRC dan bantuan lo­gis­tik berupa selimut seba­nyak 50 pcs, terpal 10 pcs dan sembako yang terdiri dari beras 500 kg, mie instan 20 dus, air mineral 20 dus dan sarden sebanyak 50 kaleng.

Tim medis, relawan TRC dan logistik itu, dilepas langsung oleh Plt Dirut PT Semen Padang Asri Mukh­tar di Wisma Indarung. Hadir pada pelepasan itu Kepala Departemen Ko­munikasi & Hukum Perusa­haan PT Semen Padang Oktoweri, Kepala Unit CSR Rinold Thamrin, dan Dirut SPH dr. Selfi Farisha.

Plt Dirut PT Semen Pa­dang Asri Mukhtar menga­takan, pelepasan tim me­dis, relawan dan bantuan logistik ini merupakan ben­tuk komitmen perusahaan untuk berpatisipasi dalam penanggulangan pasca-gempa di Pasaman Barat.

Baca Juga  Murid SDIT Cendekia Andalas Kunjungi Polsek Padang Timur, ”Jangan Takut sama Pak Polisi, Ya...”

Sebelumnya pada Ju­mat siang sekitar pukul 11.30 WIB, atau tiga jam pasca-gempa, PT Semen Padang juga telah membe­rangkatkan tim advance TRC Semen Padang ke lo­ka­si bencana untuk mela­kukan asessment terhadap dampak gempa di Kabu­paten Pasaman Barat.

Jumat sore, tim advan­ce tersebut sudah sampai di lokasi bencana gempa dan telah berkoordinasi dengan pihak BPBD daerah setempat. Dari hasil koor­dinasi tersebut, diketahui bahwa penanggulangan pasca-gempa butuh tim medis, obat-obatan, lo­gistik dan juga relawan.

“Jadi, pemberangkatan  tim medis, logistik dan rela­wan TRC ke lokasi bencana gempa yang diepas menje­lang Magrib ini, merupakan tindak lanjut dari laporan dari tim advance tadi so­re,” kata Asri Mukhtar usai melepas rombongan tim medis, relawan TRC dan logistik di Wisma Indarung PT Semen Padang.

Sesampai di lokasi ben­cana, kata Asri Mukhtar melanjutkan, tim medis dan relawan yang berang­kat mejelang Magrib ini nantinya akan bergabung bersama tim advance TRC Semen Padang. “Di lokasi bencana, mereka juga akan mendirikan posko,” ujarnya.

Baca Juga  Mahyeldi: Satpol PP sebagai Penyejuk di Tengah Keresahan Masyarakat

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Peru­sahaan PT Semen Padang Oktoweri menambahkan bahwa tim yang dilepas menjelang Magrib ini me­ru­pakan gelomang ketiga yang diberangkatkan ke lokasi bencana gempa Pa­sa­man Barat.

“Selain tim advance TRC Semen Padang, habis salat Jumat tadi juga ada tim yang kami berang­katkan ke lokasi bencana, yaitu Mine Rescue Tim (MRT) dari Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Pa­dang,” katanya.

Tim MRT ini, tambah Oktoweri, diberangkatkan PT Semen Padang ke lokasi gempa, karena dampak gempa juga menyebabkan terjadinya bencana longsor di Pasaman Barat. “Jadi, tim MRT ini fokus pada pe­nanggulangan bencana longsor,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut SPH dr. Selfi Farisha me­nyebut bahwa tim medis yang dikirim ke lokasi ben­cana gempa itu terdiri dari 2 orang dokter, 2 orang perawat, 1 orang apoteker dan 1 orang driver. “Ber­samaan dengan tim medis ini, tidak hanya obat-oba­tan yang dibawa, tapi juga 1 unit mobil ambulance SPH,” katanya. (ren/rel)