METRO PADANG

Pohon Kedondong 15 Meter Tumbang, Akses Jalan Terhambat, Pagar GSG Medan Na Bapaneh Rusak

×

Pohon Kedondong 15 Meter Tumbang, Akses Jalan Terhambat, Pagar GSG Medan Na Bapaneh Rusak

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI POHON TUMBANG— Tim BPBD Kota Padang melakukan evakuasi pohon kedodong dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter mencapai 80 cm, di Jalan Medan Nan Bapaneh, RT 01 RW 02, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (1/3).

LB.MINTURUN, METRO–Meski tidak ada hujan lebat diserat badai sepanjang Sabtu (1/3), satu pohon tumbang menghambat akses jalan dan menimbulkan kerusakan di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Diduga pohon tumbang akibat kondisi pohon yang sudah lapuk di bagian pangkal menjadi penyebab utama tumbangnya pohon tersebut.

Peristiwa ini terjadi se­kitar pukul 10.40 WIB di Jalan Medan Nan Bapaneh, RT 01 RW 02, Kelurahan Lubuk Minturun. Pohon yang tumbang diketahui berjenis Kedondong Pan­jang, berukuran cukup be­sar dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter men­capai 80 cm.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Ben­cana (Pusdalops PB) menerima laporan tumbang tersbeut langsung menurunkan tim untuk melakukan evakuasi.

Akibat kejadian ini, pagar Gedung Serbaguna Medan Nan Bapaneh yang berada di lokasi tumbangnya pohon mengalami ke­ru­sakan. Akses jalan di sekitar lokasi juga sempat tertutup total, mengganggu aktivitas warga. Selain itu, jaringan kabel telepon di area tersebut juga terdampak.

Baca Juga  ACT Launching Humanity School Peduli Anak Miskin

BPBD Kota Padang mem­per­kirakan total kerugian akibat kejadian ini men­capai sekitar Rp2 juta. Namun, kabar baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Respons cepat langsung ditunjukkan oleh BPBD Kota Padang. Di ba­wah komando Kepala Pelaksana BPBD, Hendri Zulviton, dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Padang segera diterjunkan ke lokasi kejadian.

Proses pembersihan dan evakuasi pohon tumbang dilakukan secara gotong royong bersama dengan Babinsa setempat, apa­­rat kelurahan, dan par­tisi­pasi aktif dari masya­ra­kat sekitar.

Kalaksa BPBD Kota Pa­dang, Hendri Zulviton, me­ngon­firmasi bahwa proses penanganan pohon tumbang telah berhasil diselesaikan dengan cepat. Akses jalan yang sempat tertutup kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Baca Juga  Gugat Undang-undang Pilkada ke MK, Hendri Septa: Saya Ikut-ikutan Saja

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama di musim pancaroba dengan angin kencang seperti saat ini,” ujar Hendri Zulviton, mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem.

Bagi masyarakat Kota Padang yang ingin melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan BPBD, dapat menghu­bungi Call Center BPBD Ko­ta Padang yang aktif 24 jam­ di nomor telepon (0751) 778775 atau melalui la­ya­nan pesan instan Whats­App di nomor 085891522181. (brm)