PASBAR, METRO –Ketua Bidang Humas PMI Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Idenvi Susanto,resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) Wali Nagari Kajai Selatan, Kecamatan Talamau, untuk periode 2025–2031. Berkas pencalonannya diterima langsung oleh Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kajai Selatan, Ilham Bima Sakti, pada Kamis (16/7).
Ketua Panitia Pilwana Kajai Selatan, Ilham Bima Sakti, mengatakan bahwa pendaftaran bakal calon telah dibuka sejak 8 Juli dan akan ditutup pada 20 Juli 2026. “Hingga saat ini sudah ada tiga bakal calon yang menyerahkan berkas pencalonan. Kami memperkirakan jumlah pendaftar akan bertambah menjadi lebih dari lima orang dengan latar belakang profesi yang beragam, seperti wartawan, pengusaha, petani, dan lainnya,” ujarnya.
lham berharap seluruh bakal calon segera melengkapi dan menyerahkan berkas pencalonan sebelum masa pendaftaran berakhir. “Kami hanya melayani penerimaan berkas pada hari kerja. Semoga melalui Pilwana ini terpilih pemimpin yang memiliki kompetensi dan mampu membawa kemajuan bagi Nagari Kajai Selatan. Kehadiran wali nagari definitif sangat dibutuhkan agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Sementara itu, Idenvi Susanto mengungkapkan bahwa keputusannya maju sebagai calon Wali Nagari didorong oleh keinginan untuk menghadirkan perubahan dan meningkatkan kualitas pembangunan di Kajai Selatan. “Saya melihat masih ada pembangunan yang belum tepat sasaran dan banyak potensi nagari yang belum dikelola secara maksimal. Karena itu, saya terpanggil untuk ikut berkontribusi melalui Pilwana ini,” ujar Idenvi.
Ia menegaskan bahwa visi yang diusung berfokus pada pembangunan berbasis kebersamaan, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan potensi masyarakat. “Program yang kami tawarkan antara lain mempermudah akses bagi kelompok tani, mengembangkan potensi nagari berbasis pertanian, mendorong peran generasi muda dalam pembangunan, serta meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Menurut Idenvi, dengan keterbatasan anggaran yang sebagian besar masih terserap untuk kebutuhan rutin pemerintahan, diperlukan kepemimpinan yang mampu menggali potensi sumber daya manusia dan potensi lokal sebagai kekuatan pembangunan.
Selain itu, ia berkomitmen mewujudkan pelayanan administrasi yang mudah dan bersahaja, memperluas akses masyarakat terhadap layanan publik, serta mendorong penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran dan merata. Mengakhiri penyampaiannya, Idenvi mengajak seluruh masyarakat Kajai Selatan untuk bersatu membangun nagari. “Mari kita bersatu, bergotong royong, dan berpartisipasi aktif membangun Nagari Kajai Selatan tanpa membedakan golongan. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan nagari yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya. (end)






