METRO PESISIR

Pemkab Perkuat Kolaborasi dalam Pemulihan Pascabencana

×

Pemkab Perkuat Kolaborasi dalam Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Pj. Sekretaris Daerah Hendra Aswara, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, foto bersama.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padangpariaman terus mem­perkuat kolaborasi dalam pemulihan pascabencana melalui sinergi ekonomi kerakyatan yang terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional, Tengku Syahdana, bersama jajaran, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Pj. Sekretaris Daerah Hendra As­wara, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat da­erah, perwakilan SPPG Pa­dangpariaman dan Agam, serta tamu undangan lainnya. Acara dibuka dengan penampilan tari daerah yang berlangsung meriah dan menambah semarak suasana.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sebatas program sosial, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

Baca Juga  Sebanyak 1.359 TPS Siap Dijaga Polisi

“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program sosial, tetapi upa­ya pemulihan gizi ma­sya­rakat pascabencana, pe­nguatan ketahanan pangan lokal, sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan. Di sinilah sinergi yang kita ba­ngun hari ini,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, bahan pangan harus disuplai dari petani dan nelayan setempat, sementara pengolahan melibatkan UMKM dan koperasi masyarakat.

“Dengan pendekatan ini, program tidak hanya memberikan manfaat gizi, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional, Tengku Syahdana, menyampaikan bahwa program MBG memiliki dampak signifikan terha­dap perputaran ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Daerah Rawan Bencana, BNPB Pusat Bantu Penyelesaian Dokumen  

“Sebanyak 70 persen anggaran digunakan untuk belanja bahan pokok, 20 persen untuk operasional, dan 10 persen untuk pe­ngembalian investasi. Ar­tinya, sekitar 90 persen dana kembali beredar di masyarakat. Ini merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SPPG dan para supplier sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kelancaran program.

Melalui sinergi ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu meningkatkan ku­alitas gizi masyarakat terdampak bencana, tetapi juga menjadi motor penggerak kebangkitan eko­nomi lokal di Kabupaten Padangpariaman dan sekitarnya. (efa)