METRO SUMBAR

Pembangunan Kampung Halaman, Perantau Miliki Peran Penting

×

Pembangunan Kampung Halaman, Perantau Miliki Peran Penting

Sebarkan artikel ini
BERSAMA PERANTAU— Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly bersama perantau Panyalaian.

TANAHDATAR, METRO – Keberadaan perantau asal Tanah Datar yang berada di berbagai daerah dinilai memiliki peran pen­ting sebagai salah satu pilar pembangunan di kampung halaman. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, saat menghadiri a­cara Halal Bihalal Ikatan Perantau Panyalaian Jakarta dan Sekitarnya (IKP Jaya), Minggu (19/4), di Graha Multi Guna, Bintara, Bekasi Barat.

“Kami sangat menga­presiasi kekompakan dan kebersamaan para perantau. Keberadaan mereka terbukti mampu berkontribusi dalam membangun kampung halaman melalui berbagai program sosial kemasyarakatan dan kegiatan lainnya,” ujarnya.

Ahmad Fadly yang hadir mewakili Bupati Tanah Datar juga mengaku bangga dan terharu melihat antusiasme perantau asal Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto.

Baca Juga  Smart City Program Meningkatkan Kualitas SDM

“Pak bupati menyampaikan salam kepada seluruh perantau IKP Jaya dan memohon maaf belum bisa hadir langsung. Secara pribadi, sebagai putra nagari, saya merasa terharu dan bangga melihat kekompakan yang ditunjukkan, terbukti dari tingginya antusiasme kehadiran dalam acara ini,” ungkapnya.

Menanggapi pertanyaan tokoh masyarakat terkait pembangunan di nagari, khususnya kondisi jalan lintas Padang Panjang–Bukittinggi yang ra­wan kecelakaan, Wabup menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mencari solusi.

“Pak bupati bersama COO Danantara, Menteri PU RI, dan Anggota DPR RI telah meninjau langsung kondisi jalan di Panyalaian. Salah satu solusi yang direncanakan adalah pembangunan emergency sa­fety area. Namun demikian, kami juga melihat bahwa penyebab kecelakaan seringkali akibat rem blong,” jelasnya.

Baca Juga  Bank Sampah Kampung KB Bangau Putih Diresmikan

Ia menambahkan, pem­bangunan nagari tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak. “Perantau, wali nagari, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah harus bersinergi untuk bersama-sama membangun kampung halaman,” katanya.

Sementara itu, Ketua IKP Jaya, Yusrizal Ilyas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para unda­ngan dan perantau dalam kegiatan tersebut. “Awal­nya kegiatan ini direncanakan sebelum Ramadan de­ngan jumlah peserta sekitar 100 orang. Namun karena beberapa hal, pelaksanaannya diundur, dan Alhamdulillah jumlah peserta yang hadir meningkat menjadi 270 orang,” ujar­nya. (ant)