METRO SUMBAR

Padang Panjang Dukung Gerakan Global, Lampu Kota Dipadamkan Saat Earth Hour

×

Padang Panjang Dukung Gerakan Global, Lampu Kota Dipadamkan Saat Earth Hour

Sebarkan artikel ini
AKSI GLOBAL EART HOUR— Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan ikut ambil bagian dalam gerakan global Earth Hour melalui aksi pemadaman lampu selama satu jam, Sabtu (25/4) malam.

PDG. PANJANG, METRO–Kota Padang Panjang menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingku­ngan dengan ikut ambil bagian dalam gerakan global Earth Hour melalui aksi pemadaman lampu selama satu jam, Sabtu (25/4) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama PT PLN (Persero) ULP Padang Panjang sebagai bentuk kampanye penghematan energi dan pengendalian perubahan iklim.

Aksi yang berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB tersebut me­ngusung tema “Satu Jam untuk Bumi, untuk Masa Depan Kita”. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap penggunaan energi dan mulai membangun kebiasaan hidup yang ramah lingkungan.

Wali Kota Hendri Arnis mengatakan, pemadaman simbolis ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap isu lingkungan yang semakin mendesak.

Baca Juga  Peringati HBA ke-64, Kejari Painan Melalukan Donor Darah

“Pemadaman ini adalah simbol bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga bumi. Dengan langkah kecil seperti mematikan lampu yang tidak digunakan, kita bisa memberi kontribusi besar terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Pemadaman listrik dilakukan di sejumlah fasilitas publik seperti Balai Kota, kantor dinas, kantor DPRD, videotron, rumah dinas, kawasan PDIKM, hingga beberapa ba­ngunan swasta seperti kafe dan restoran. Beberapa ruas jalan utama juga turut dipadamkan, di a­ntaranya kawasan Bukit Surungan, Simpang Tanjung hingga Tanah Bato, serta Jalan Sutan Syahrir Silaing Bawah.

Meski demikian, layanan vital seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik tetap beroperasi normal agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga  H Maryanto Bantu Perbaikan jalan 20 Zak Semen di Pasaman Barat

Kegiatan ini sejalan dengan gerakan Earth Hour yang telah menjadi kampanye global di ber­bagai kota besar dunia. Sejumlah ikon dunia seperti Sydney Opera House, Burj Khalifa, hingga CN Tower juga pernah mema­damkan lampu sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian bumi.

Menurut Wako Hendri, kebiasaan sederhana seperti menghemat listrik jika dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar dalam mengurangi emisi karbon dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Harapan kami, gerakan ini tidak berhenti hanya satu jam atau satu malam saja, tetapi menjadi gaya hidup sehari-hari. Matikan lampu yang tidak digunakan, hemat energi, dan bersama-sama kita selamatkan bumi,” tutup­nya. (rmd)