40 Personel Satpol PP Padang Awasi 6 Titik Rawan, 2 Pelajar Kabur saat Lihat Petugas, Tas Berisi Gear dan Obeng

amankan motor pelajar— Personel Satpol PP mengawasi 6 titik rawan lokasi tawuran pelajar, Senin (1/8). Di kawasan SMK 5, personel melihat dua pelajar bermotor dan langsung kabur ketika melihat ada aparat. Pelajar tersebut meninggalkan motor begitu saja di kawasan GOR Agus Salim.

UNTUK mengantisipasi tawuran pelajar, sekitar 40 personel Satpol PP Padang yang berpakain bebas ditempatkan di enam titik lokasi yang rawan dijadikan tempat tawuran oleh pelajar.

Lokasi tersebut, yakni, Kawasan Lolong Belanti, GOR H. Agus Salim, Lubuk Lintah, Cengkeh, Belakang Tangsi dan Kawasan Simpang Haru.

Selain itu, sebanyak enam regu patroli Satpol PP disebar, dalam rangka me­lak­sanakan patroli wilayah di kawasan Kota Padang, dalam menyikapi adanya pelajar yang berkumpul-kumpul di luar lingkungan sekolah.

Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kota Padang, Deni Harzandy mengatakan, saat petugas melakukan pengawasan ke Lolong Belanti, ia mendapati dua pelajar menggunakan kendaraan roda dua berada di luar sekolah. Saat mengetahui adanya petugas yang mengikutinya kedua pelajar tersebut terbirit-birit lari menghindari petugas yang mendekatinya, di kawasan GOR H Agus Salim Kota Padang. Senin (1/8).

“Saat kita ikuti, mereka masuk ke kawasan GOR, sepertinya mereka mengetahui kalau sedang diikuti, pelajar tersebut malah kabur dan kita amankan satu kendaraan roda dua matic dan satu orang pelajar,” ujarnya.

Saat petugas melakukan pemeriksaan tas pelajar tersebut, bukannya bu­ku pelajaran yang didapati, melainkan benda-benda dari besi, berupa kunci-kunci kendaraan, obeng dan semacam gear yang di dapati petugas dari dalam tas pelajar tersebut.

“Kita curiga, bahwa mung­kin anak-anak kita ini, akan terlibat dengan tawuran itu,” tuturnya.

Untuk proses lebih lanjut, motor matic dan satu orang pelajar tersebut diserahkan Pol PP ke wilayah hukum Polsek Padang Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Selain itu, pada jam pelajar usai, satu unit mobil dalmas Satpol PP Padang dikerahkan untuk mengantarkan pelajar SMK 5 untuk kembali kerumah masing-masing. “Sesuai arahan Kasat Pol PP, Pelajar yang tidak dijemput pihak keluarga, kita antarkan ke rumah masing-masing menggunakan mobil Dalmas,” katanya. (ade)

Exit mobile version