METRO PADANG

Masuk Ramadhan, Pengemis Dadakan Bermunculan, Mengemis Berkedok Pemulung Menjamur di Jalan Sudirman

×

Masuk Ramadhan, Pengemis Dadakan Bermunculan, Mengemis Berkedok Pemulung Menjamur di Jalan Sudirman

Sebarkan artikel ini
BERKEDOK PEMULUNG— Petugas Satpol PP Kota Padang melakukan penertiban terhadap pegemis yang berkedok menjadi pemulung di ruas Jalan Sudirman, Rabu (30/3) malam. Memasuki Ramadhan 1443 Hijriah, fenomena pengemis dadakan banyak bermunculan di Kota Padang.

TAN MALAKA, METRO–Fenomena pengemis berpura-pura jadi pemulung sudah bermunculan di kawasan Jalan Sudirman, Kota Padang. Para pengemis itu berpura-pura jadi pemulung untuk menghindari petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan razia.

Para pengemis tersebut sudah terlihat dibeberapa titik di ruas jalan utama atau protokol, teru­tama di kawasan Jalan Su­dir­man. Mereka bisa dise­but pengemis musiman lantaran hanya muncul saat bulan Ramadhan saja.

“Itu namanya mereka pengemis pura-pura mulung,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Padang, Kamis (31/3).

Fenomena pengemis dadakan di bulan Rama­dhan memang kerap terjadi di kota-kota besar. Para pengemis dadakan itu bahkan datang dari luar Kota Padang untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Baca Juga  Peran Humas Penting Cegah Disintegrasi Bangsa

Pengemis itu terlihat duduk di pinggir jalan beserta becak dengan tumpukan barang bekas. Namun, itu ternyata merupakan modus mereka untuk men­dapat belas kasihan dari penguna jalan.

Mursalim menjelaskan, bahwa mereka ini sudah sering ditertibkan petugas Satpol PP Padang. Dari hasil pemeriksaan diketahui aktifitas mereka disana merupakan modus untuk meminta-minta. Lebih mirisnya kebanyakan mereka berasal dari luar Kota Pa­dang.

“Petugas sudah sering menertibkan mereka, namun mereka juga masih berulang melakukannya,” tukasnya.

Dengan berpenam­pi­lan seperti pemulung, me­ru­pakan modus untuk men­­dapatkan belas kasihan dari pengguna jalan, padahal mereka ini bukanlah orang yang tidak mampu.

Baca Juga  Desrio dan Irsyad Duduki Kursi Pimpinan Sementara

Dijelaskan, penertiban terhadap gepeng dan anjal akan lebih intensif dilakukan selama bulan puasa ini. Ia berharap masya­ra­­kat tidak membiarkan mereka berada di jalanan dengan tidak memberi me­reka uang. “Kalau kita kasihan terus, mereka keasyikan di jalan,” tandasnya.

Di sisi lain, Mursalim berharap, kepada ma­sya­ra­kat agar bersama-sama menjaga keindahan dan ke­tentraman Kota Pa­dang.­ ”Mari bersama-sa­ma kita menjaga keindahan kota, terutama jalan protokol, sebab jalan protokol merupakan wajah kota. Dengan lebih tertatanya kota kita ini, akan menciptakan rasa nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat Kota Padang,” harapnya. (ade)