METRO PADANG

LPS Kurao Pagang Optimalkan Pelayanan Sampah, Perkuat Peran Operator dan Kerja Sama TJSL

×

LPS Kurao Pagang Optimalkan Pelayanan Sampah, Perkuat Peran Operator dan Kerja Sama TJSL

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI LPS—LPS Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang mengadakan rapat koordinasi bersama RT, RW, LPM dan LKK Kelurahan Kurao Pagang, Minggu (13/7) di Aula Kantor Camat Nanggalo.

NANGGALO, METRO–Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nang­galo, Kota Padang mengadakan rapat koordinasi bersama RT, RW, LPM dan LKK Kelurahan Kurao Pagang, Minggu (13/7) di Aula Kantor Camat Nanggalo. Rapat ini bertujuan untuk membahas sejumlah per­soalan di lapangan dan menyamakan persepsi untuk pengelolaan sampah di Kelurahan Kurao Pagang.

Rapat tersebut dihadiri Ketua LPS Kurao Pagang Zulkifli, Kabid Program Pengem­bangan Komunikasi dan Kemitraan Ling­kungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Padang Fuad Syukri, Kasi Trantib Kecamatan Nanggalo Juheri, Ketua LPM Kurao Pagang Zur­man, dan ketua RT dan RW di Kelurahan Kurao Pa­gang.

Ketua LPS Kurao Pa­gang Zulkifli mengatakan, LPS ini dibentuk untuk me­ngu­rai persoalan sampah di Kota Padang. Ia mene­gas­kan, selama ini LPS Kurao Pagang telah men­jalankan tugas dengan baik. Petugas selalu cepat merespons pengaduan ma­­­­­­syarakat. “Kapan pun pe­tu­gas LPS Kurao Pagang siap turun untuk me­nanga­ni laporan yang masuk, baik itu dari DLH, kelurahan maupun kecamatan,” te­rang Zulkifli.

Meski belum memiliki fasilitas pendukung leng­kap seperti betor untuk mengangkut sampah, Zulkifli mengakui petugas LPS Kurao Pagang tetap berusaha maksimal memberikan pelayanan kepada ma­syarakat.

Baca Juga  Pelaksanaan PPDB SMA dan SMK Dibagi 13 Zona

Ia juga berkomitmen bagaimana LPS Kurao Pagang ke depan tidak saja membawa dan mengang­kut sampah dari rumah-rumah ke kontiner, tapi ba­gai­mana LPS Kurao Pagang ini juga mampu me­la­kukan pengelolaan sampah secara mandiri. “Kami punya rencana un­tuk berkerja sama dengan BUMN melalui program TJSL,” kata Zulkifli.

Zulkifli berharap, upaya tersebut mampu mening­katkan ekonomi masya­ra­kat dan mengurangi pengangguran.

Dalam perjalanannya, kata Zulkilfi, LPS Kurao Pagang ini hanya punya 5 operator atau petugas sampah. Seiring berjalan waktu ditambah luasnya wila­yah kerja, LPS Kurao Pagang mendapatkan penambahan operator menjadi 10 orang.

“Awalnya hanya 5 orang operator. Karena Kelurahan Kurao Pagang wila­yahnya cukup luas, kita minta tambahan dan disetujui 7 dengan gaji di atas UMP. Di 7 operator itu kami banyak menerima laporan dari masyarakat. Kemudian dilakukan lagi penambahan 3 operator sehingga totalnya menjadi 10 operator,” sebut Zulkifli.

Kabid Program Pe­ngem­bangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Padang Fuad Syukri menegaskan bahwa kinerja LPS Kurao Pagang berkategori cukup baik. Hal ini terlihat dari sedikitnya komplain dan laporan dari masyarakat terkait pelayanan.

Baca Juga  Noviyanti, Penderita Tumor Ganas Terbaring Lemah di RS, Menanti Uluran Tangan

“Dari evaluasi yang kami lakukan, Kurao pagang ini termasuk kelurahan yang LPS-nya cukup baik, paling sedikit laporan dari masyarakat terkait pelayananan,” kata Fuad.

Lurah Kurao Pagang, Apri Moliza Pane, mengapresiasi kebersamaan yang terwujud selama ini di Kelurahan Kurao Pagang, termasuk kebersamaan dalam hal pengelolaan sampah. Ia juga meng­apresiasi LPS Kurao Pagang yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Konsepnya harus musyawarah, agar ingin sukses ke depan. Ada ma­salah, bersama kita se­lesai­kan melalui musya­warah agar selesai persoalan itu. Jangan mainkan ego sektoral untuk menyelesaikan masalah,” katanya.

Kasi Trantib Kecamatan Nanggalo Juheri mendorong agar DLH terus memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.

Ia juga berharap, keberadaan LPS Kurao Pagang juga ikut membantu Pemko Padang dalam me­wu­judkan kota bersih dari sampah. “Kebiasaan kita buang sampah ke sungai. Pak Walikota menggagas semua peran yang ada. LPS sudah ada, SDM ada, uang cukup dan berharap pengelolaan sampah di kota padang ke depan dapat maksimal,” kata Juheri. (*)