PDG. PARIAMAN, METRO– Nasib nahas dialami seorang remaja asal Pekanbaru, Provinsi Riau saat berwisata bersama orang tuanya di Pantai Gasan Gadang, Korong Malai V Suku, Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padangpariaman.
Pasalnya, remaja bernama Rafi Rapa Maulana (13), yang mandi-mandi di pantai tersebut, dilaporkan hilang tenggelam akibat digulung ombak pada, Sabtu (27/6) sekitar pukul 18.22 WIB. Insiden itu sontak menimbulkan kepanikan di lokasi.
Meski sudah dilakukan pencarian oleh warga maupun pengunjung objek wisata itu, korban tidak berhasil ditemukan. Warga kemudian melaporkan hilangnya korban ke instansi terkait hingga Tim SAR gabungan datang ke lokasi dengan membawa berbagai peralatan untuk mencari korban.
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, pada Minggu (28/6) sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan. Sayangnya, saat ditemukan kondisi remaja itu sudah meninggal dunia. Orang tua korban sekertika histeris menyaksikan anaknya yang tak bernyawa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik membenarkan adanya kejadian pengunjung Pantai Gasan Gadang yang meninggal dunia. Menurutnya, pihaknya menerima laporan seorang anak terseret arus ombak pada pukul 18.22 WIB.
“Menindaklanjuti laporan itu, kami langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melaksankan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap korban. Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, seperti rescue car, perahu Landing Craft Rubber (LCR) beserta motor tempel, pemantau dari udara, alat medis dan alat komunikasi,” kata Abdul Malik kepada wartawan.
Dijelaskan Abdul Malik, pencarian korban dilakukan bersama Basarnas, TNI, Polri, BPBD, PMI, dan masyarakat dengan menyisiri titik-titik kemungkinan lokasi korban berada. Namun, pencarian sempat terkendala oleh jarak pandang yang terbatas meski kondisi cuaca relatif cerah dengan kecepatan angin sekitar 4 knot.
“Korban akhirnya ditemukan pada Minggu dinihari pukul 00.54 WIB dalam kondisi meninggal dunia sekitar 100 meter dari lokasi awal korban terseret ombak dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka,” jelas Abdul Malik.
Selanjutnya, kata Abdul Malik, seluruh unsur SAR mengikuti debriefing pada pukul 01.15 WIB sebelum kembali ke satuan masing-masing. Basarnas menyatakan operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang laut berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung,” imbaunya.
Terpisah, Camat Batang Gasan, Syafrizal, mengatakan korban merupakan anak usia 13 tahun bernama Rafi Rapa Maulana dari Pekanbaru datang ke pantai bersama keluarga untuk berwisata. Sekitar pukul 17.00 WIB, korban mandi di kawasan pantai.
“Korban mandi bersama keluarganya. Saat itu kondisi ombak sedang besar. Warga yang berada di lokasi sudah mengingatkan agar tidak mandi karena cuaca tidak mendukung,” kata Syafrizal.
Syafrizal menambahkan, saat korban berenang, tiba-tiba ombak besar menghantamnya dan korban terseret ke tengah lalu hilang tenggelam. Warga bersama keluarga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.
“Hingga sore hari korban belum ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang dan korban sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia pada dinihari,” ujar dia.(*)






