METRO SUMBAR

Libatkan Basarnas Padang, BPBD Pessel Gelar Penguatan Mitigasi Struktural

×

Libatkan Basarnas Padang, BPBD Pessel Gelar Penguatan Mitigasi Struktural

Sebarkan artikel ini
MITIGASI STRUKTURAL— Basarnas Padang dan Pessel berada di atas Kapal KN SAR 227 saat mengikuti kegiatan mitigasi struktural.

PESSEL,  METRO–Dalam upaya pening­katan mitigasi struktural atas potensi ancaman bencana yang ada di Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan bersama Basarnas Padang. Sabtu (/8). Pembahasan koordinasi ini di lakukan di atas Kapal KN SAR 227 Yudistira KAKANSAR  Abdul Malik hadir langsung.

Sedangkan mewakili Bupati Pesisir Selatan oleh Asisten I dr.Syahrizal Antoni, didampingi Kalaksa BPBD Yuskardi dan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan serta anggota dari Pos TNI AL.Abdul Malik, mengharapkan kepada Bupati Pesisir Selatan atas permintaan permohonan hibah lokasi untuk dijadikan Pos Basarnas di Wilayah Pesisir Selatan di kawasan TPI Corocok Painan dapat bisa terealisasi dengan baik.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Lantik Forum Penyuluh Anti Korupsi Sumbar, Ketua KPK: Forum ini Penting untuk Membangun Budaya Anti Korupsi

Menurut nya , karena itu akan menjadi penguatan penanganan lebih cepat dalam hal upaya antisipasi bencana serta juga membackup terhadap kawasan wisata,  bagi wisa­tawan yang berkunjung di icon nya wisata Pesisir Selatan yakni Pantai Carocok Painan yang banyak dikunjungi Wisatawan.

”Kami dari pihak Basarnas juga bisa me­lakukan pengembangan lebih luas akan pos tersebut apabila terpenuhi salah satu latihan gabu­ngan SAR, dan juga Alusista yang ada bisa di droping ke Painan,” tegas Kakansar Padang.

Baca Juga  Bangun Irigasi, Masyarakat harus Merasa Memiliki

Sementara itu, Bupati Pessel Hendrajoni melalui Asisten I dr. Syahrizal Antoni pada prinsip nya sangat mendukung upaya yg di inginkan ini demi tugas kemanusiaan bagi bersama. Khususnya masya­rakat  di Pesisir Selatan, apalagi potensi gempa  Megathrus Mentawai yg kemungkinan akan terjadi tsunami tentu kita bersama selalu meningkatkan u­paya mitigasi.

”Baik melalui struktural maun non struktural de­ngan melibatkan Stakeholder yang bergerak di Bidang Penanganan Bencana,” tuturnya . (rio)