METRO PADANG

Langka dan Harga tak Stabil di Sumbar, Diminta Andre Rosiade, Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

×

Langka dan Harga tak Stabil di Sumbar, Diminta Andre Rosiade, Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade

PADANG, METRO–Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade meminta Pertamina meng­gelar operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg. Pasalnya, selama beberapa hari ter­akhir, Andre mendapatkan banyak aspirasi dari ma­sya­rakat Sumbar yang me­rasakan mahal dan lang­kanya gas melon tersebut.
“Kami dapat aspirasi dari masyarakat, kalau di Sumbar agak susah men­cari gas 3 Kg. Kalaupun ada, harganya juga tak seperti biasa. Kami seba­gai anggota Komisi VI DPR RI yang bermitra dengan BUMN, salah satunya Per­tamina mencoba mengo­mu­nikasikan dengan direk­si­nya. Alhamdulillah, kami da­pat informasi, Perta­mina sudah menggelar operasi pasar di Sumbar,” kata Andre Rosiade, Sabtu (10/6).
Andre Rosiade langsung mengontak Direktur Utama Pertamina Patraniaga Alfian Nasution dan Sales Area Manager (SAM) Sumbar PT Pertamina Na­rota­ma Aulia Fazri. Hasilnya, sejak beberapa hari lalu sampai pekan depan Pertamina Area Sumbar melakukan operasi pasar gas elpiji 3 Kg untuk memulihkan harga dan mengatasi kelangkaan.
“Terima kasih kepada bu Dirut Pertamina Nicke Widyawati, pak Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian dan SAM Pertamina Sumbar pak Narotama yang telah mendengar aspirasi masyarakat melalui kami, wakil rakyat dari Sumbar. Semoga operasi pasar ini bisa membantu ma­sya­rakat yang kesusahan men­­dapatkan gas elpiji 3 Kg dan harganya normal kembali,” kata ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.
Dihubungi terpisah, SAM Sumbar PT Pertamina Narotama mengakui sudah melakukan beberapa operasi pasar sesuai harapan masyarakat yang disampaikan Andre Rosiade. Seperti di Kabupaten Agam, telah berlangsung pada 8 dan 9 Juni. Sebanyak 13 pangkalan di seluruh luak Agam diberikan. Ta­bung yang disebar totalnya mencapai 14.000 unit.
“Di Kota Bukittinggi, kami juga telah mengadakan operasi pasar pada 8 dan 9 Juni. Sebanyak dua pangkalan di seluruh Kota Bukittinggi, jumlah tabung yang disebar 2.280 tabung. Di Kabupaten Limapuluh Kota, sedang berlangsung sejak 10 sampai 13 Juni pada 10 pangkalan. Total tabung yang akan disebar 7.700 unit,” kata Narotama.
Selanjutnya, sebutnya, juga digelar di Kota Payakumbuh pada 10-13 Juni, di 18 pangkalan. Total tabung yang akan dibagi mencapai 7.680 tabung. “Selanjutnya di Kabupaten Tanah Datar akan berlangsung di 11 Pangkalan di seluruh daerah. Total tabung yang akan disebar mencapai 5.915 unit,” sebutnya.
Narotama mengatakan, dari jadwal awal operasi pasar akan digelar hingga 13 Juni 2023 mendatang. Namun, jika masih dibutuhkan, bisa terus di­perpanjang hingga beberapa hari ke depan. “Kami akan melihat perkembangan di lapangan. Kalau memang masih dibutuhkan, Pertamina siap melanjutkannya,” katanya yang berterima kasih atas masukan dan dukungan dari Andre Rosiade. (*)

Baca Juga  Hujan Lebat dan Angin Kencang, Pohon Tumbang