PADANG, METRO–Bangunan semi permanen yang dijadikan bengkel sepeda motor di Jalan Tampat Durian, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, ludes dilahap si jago merah, Rabu (24/7) sekitar pukul 10.30 WIB. Beruntung, musibah itu tidak ada korban jiwa.
Namun, kebakaran itu sempat membuat warga panik lantaran takut kobaran api yang membakar bengkel sepeda motor itu menyambar bangunan lainnya. Bahkan pemilik bengkel pun hanya bisa pasrah menyaksikan isi bengkel dan empat unit sepeda motor terbakar.
Beberapa menit setelah kebakaran terjadi, lima armada pemadam kebakaran bersama puluhan personel tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air ke titik api. Setengah jam berjibaku, api yang membakar bengkel motor berhasil dipadamkan.
Sayangnya, meski api sudah padam, kondisi bangunan bengkel sudah rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing serta arang hitam. Tidak hanya itu saja, empat unit sepeda motor yang terjebak di dalam bengkel juga tinggal rangka dan mesin yang hangus.
Kepala bidang (Kabid) Operasional, Sarana dan Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, saat ini belum diketahui penyebab dari kebakaran tersebut. Hanya saja, menurut keterangan saksi api berasal dari dalam bengkel tersebut.
“Keterangan saksi, api cepat membesar hingga empat unit sepeda motor serta mesin kompresor ikut terbakar. Untuk menangani peristiwa tersebut, kami menerjunkan lima unit armada dengan 50 orang personel untuk memadamkan api,” kata Rinaldi.
Dikatakan Rinaldi, tidak ada yang menjadi korban jiwa dalam musibah ini, tetapi bangunan tersebut mengalami kerusakan parah. Meski begitu, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Pastikan instalasi listrik di rumah dan tempat usaha dalam keadaan baik serta hindari menyimpan bahan yang mudah terbakar seperti BBM dan lain sebagainya,” tutup Rinaldi.
Kota Padang saat ini telah tiga hari mengalami kebakaran berturut-turut, yang terjadi di sejumlah tempat.
Pada hari Senin, (22/7) kebakaran terjadi di kawasan Purus, Kecamatan Padang Barat, yang menyebabkan rumah dua lantai mengalami kerusakan. Selain itu, salah seorang penghuni rumah yang sudah lanjut usia dilaporkan mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Sementara di hari Selasa, (22/7), kebakaran terjadi di Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, yang menghanguskan empat petak rumah warga. Dua petak di antaranya mengalami kerusakan berat. Sementara itu kerugian material yang di hasilkan akibat peristiwa tersebut adalah Rp 1 miliar. (brm)






