PADANG, METRO–Untuk menjaga kemampuan serta profesionalisme prajurit, tidak ada kata lain hanyalah berlatih. Satuan kapal patroli Pangkalan Utama TNI AL (Satrol Lantamal II), KRI Kala Hitam bernomor lambung 828 dan KRI Cakalang benomor lambung 852 melaksanakan latihan di perairan Sumatera Barat Sumbar, Minggu (5/5).
Dalam latihan kesiapan tempur itu segala kemampuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) pun dikerahkan. Latihan ini dalam rangka menjaga kesiapsiagaan tempur prajurit dan mengecek kesiapan tempur alat utama sustem persenjataan (alutsista). “Latihan dilaksanakan dalam rangka menjaga kesiapsiagaan tempur prajurit dan juga mengecek kesiapan tempur alutsista KRI yang berada di bawah kendali Lantamal II,” ujar Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Syufenri, S.Sos., M.Si, didampimgi Kadispen Lantamal II Mayor Laut (T) Syahrul, kepada POSMETRO kemarin.
Dikatakan Syufenri, konsep latihan yang dilaksanakan oleh Satrol Lantamal II Padang itu sesuai dengan perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.S.E.,M.M., tentang peningkatan kesiapan operasional Alutsista maupun satuan satuan operasi.
“Artinya betapa pentingnya kesiapan unsur menghadapi tantangan tugas kedepan selalu harus disiapkan, karena situasi selalu berkembang dinamis dan tidak dapat di prediksi. Selain itu juga peningkatan kemampuan TNI AL dalam menghadapi ancaman bersifat non-konvensional, di mana unsur KRI selalu melaksanakan latihan disetiap kegiatan operasi. Sewaktu waktu negara dalam ancaman, prajurit TNI AL siap dikerahkan,” tegas Syufenri. (ped)






