METRO BISNIS

Gandeng Kejagung dan BPKP, Erick Thohir Pastikan Bersih-bersih BUMN Lanjut Terus

×

Gandeng Kejagung dan BPKP, Erick Thohir Pastikan Bersih-bersih BUMN Lanjut Terus

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Menteri BUMN Erick Thohir menggandeng Ba­dan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan Agung untuk memastikan keberlanjutan bersih-bersih BUMN.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota ke­sepahaman yang dilakukan antara Menteri BUMN dan Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Ateh yang disaksikan Jaksa Agung Sanitiar Bur­hanuddin di Kantor Pusat BPKP, Senin (4/3) kemarin.

Erick menyampaikan nota kesepahaman ini bukan yang pertama dilakukan. Sejak awal Kementerian BUMN terus ber­kola­borasi dengan BPKP dan Kejaksaan Agung dalam membenahi tata kelola dan transformasi BUMN.

“Saya rasa kerja sama MoU ini bukan yang pertama sebenarnya, sudah berkali-kali kita lakukan karena memang sejak awal Pak Jaksa Agung, Pak Ateh, dan saya, punya niatan yang sama bahwa BUMN ini harus benar-benar sehat,” ujar Erick da­lam konferensi pers.

Baca Juga  Kolaborasi PLN UP3 Solok dan PT KSI, Buka Peluang Pertumbuhan Beban 304,6 kVA di Solok Selatan

Erick menyampaikan BUMN yang sehat merupakan hal yang krusial. Pasalnya, BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia tak sekadar korporasi, melainkan juga pela­yanan publik yang erat de­ngan ekonomi kerakyatan.

“Alhamdulillah program yang sudah diluncurkan waktu itu bersama Pak Jaksa Agung dan saya, program bersih-bersih ini berjalan dengan baik dan tentu atas pengawalan BPKP,” ucap Erick.

Erick juga memastikan, kerja sama tiga institusi ini tidak akan berhenti dan terus berlanjut. Erick menegaskan program transformasi merupakan hal yang terus-menerus dilakukan agar BUMN mampu menjawab dinamika dan tantangan ke depan.

Baca Juga  PPKM Darurat, PLN Mobile Jadi Garda Depan Layanan Selama WFH

“Pertanyaannya, apakah sudah selesai? belum, karena transformasi ini harus terus dilanjutkan, apalagi tantangan yang terjadi di dunia sekarang dinamikanya cukup kompleks,” imbuh Erick.

Erick berharap kerja sama ini kian memperkuat dan mempercepat upaya transformasi dan bersih-bersih BUMN. Dengan du­kungan BPKP dan Kejaksaan Agung, Erick optimistis tata kelola BUMN akan semakin baik ke depan.

“Tentu dengan kerja sama ini kita dorong lagi supaya penertiban yang terjadi BUMN dengan pe­ngawalan dan pendampi­ngan ini bisa lebih baik lagi. Tetapi ujungnya korpora­sinya sehat dan pelayanan publik yang lebih me­ning­kat lagi itu konteksnya,” pungkas Erick.(jpc)