SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Edukasi Gerakan Indonesia Asri dan Ekoteologi di MAN Sawahlunto, DPKP2LH Ajak Generasi Muda Bangun Gerakan Peduli Lingkungan

×

Edukasi Gerakan Indonesia Asri dan Ekoteologi di MAN Sawahlunto, DPKP2LH Ajak Generasi Muda Bangun Gerakan Peduli Lingkungan

Sebarkan artikel ini
PEDULI LINGKUNGAN— DPKP2LH menanamkan core value Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) kepada para peserta didik baru, sekaligus memaparkan materi strategis mengenai Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) dan Ekoteologi untuk siswa baru.

SAWAHLUNTO, METRO–Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawahlunto Maizir ST terus berkomitmen mem­perluas jangkauan edukasi lingkungan ke sektor pendidikan. Pada Selasa, (14/7) lalu, Bidang Ling­kungan Hidup (LH) DPKP2LH hadir langsung me­menuhi undangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto dalam rangka Masa Ta’aruf Murid Madrasah tahun ajaran baru.

“Kehadiran tim Bidang LH DPKP2LH ini bertujuan untuk menanamkan core value Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) kepada para peserta didik baru, sekaligus me­maparkan materi strategis mengenai Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) dan Ekoteologi,” ungkap Maizir.

Dikatakan, dalam pemaparan materi, Bidang Lingkungan Hidup (LH) DPKP2LH membawa pen­dekatan yang menyentuh sisi spiritual siswa melalui konsep Ekoteologi.

Baca Juga  Memenuhi Syarat Administrasi, KPU Umumkan Dua Calon Wako dan Wawako

“Pendekatan ini menekankan bahwa menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup merupakan bagian tidak terpisahkan dari nilai-nilai keimanan dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi,” terangnya.

Pengendali dampak Lingkungan Ahli muda dan Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Pertama DPKP2LH Kota Sawahlunto menyatakan bahwa kolaborasi dengan lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti MAN memiliki potensi yang sangat besar.

“Kami ingin membangun kesadaran dari dalam diri siswa. Melalui Ekoteologi, mereka memahami bahwa membuang sampah pada tempatnya atau menanam pohon bukan sekadar aturan sekolah, melainkan bentuk ibadah nyata. Ditambah dengan Program ASRI, kami memberikan panduan praktis bagaimana mewujudkan lingkungan belajar yang aman, sehat, rapi, dan indah,” jelasnya.

“Melalui kegiatan ini, DPKP2LH mendorong MAN Kota Sawahlunto untuk terus memperkuat Gerakan PBLHS secara konsisten. Program ASRI yang dipaparkan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak madrasah dan siswa dalam mengelola sanitasi, memilah sampah, serta menghijaukan lingkungan sekolah,” tegasnya.

Baca Juga  3 Siswa MTsN 1 Sijunjung Jadi Pelopor di Forum Anak IV Nagari

Lebihjauhkan dikatakan Maizir, bahwa DPKP2LH Kota Sawahlunto mengapresiasi langkah progresif MAN Kota Sawahlunto yang telah mengintegrasikan isu lingkungan dalam masa orientasi siswa baru. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah dan instansi pendidikan ini dapat melahirkan agen-agen perubahan (environmental agents of change) yang akan menjaga kelestarian lingkungan Kota Sawahlunto di masa depan. “Untuk itu hubungi Bidang LH DPKP2LH Kota Sawahlunto  untuk informasi lebih lanjut mengenai pembinaan Gerakan PBLHS dan Program Adiwiyata Sekolah,” ujar Maizir. (pin)