METRO PADANG

Diduga Layani Praktik Pijat Plus-plus, 2 Wanita Diamankan di Salon Kecantikan Padang Teater

×

Diduga Layani Praktik Pijat Plus-plus, 2 Wanita Diamankan di Salon Kecantikan Padang Teater

Sebarkan artikel ini
AMANKAN 2 WANITA— Petugas Satpol PP membawa dua wanita yang berada di salah satu salon di lantai II Padang Teater, Jumat (21/1). Keduanya diduga melayani pijat plus-plus berkedok salon kecantikan.

PASAR RAYA, METRO–Kawasan Padang Te­a­ter, Pasar Raya Pa­dang ternyata masih belum bebas dari akti­vitas esek-esek berke­dok salon. Meski sudah sering ditertibkan dan diberi arahan, masih ada juga yang nakal dan bermain petak um­pet dengan aparat.

Jumat (21/1), dua wanita diamankan petu­gas Satpol PP  di ka­wa­san Padang Teather. Ke­dua wanita ini pe­rem­puan dibawa petu­gas disalah satu ruangan salon di lantai dua, Kom­pleks Padang Teater. 

Ketika petugas mela­kukan patroli, sekilas lokasi tersebut memang seperti tempat jasa fasilitas salon kecantikan. Namun pada praktiknya tempat tersebut diduga melayani kegiatan esek esek berkedok salon, yang melayani para lelaki hidung belang. 

Kasat Pol PP Padang, Mursalim mengatakan se­suai tugas dan fungsi Satpol PP, dalam rangka menjaga ketertiban dan ketentra­man masyarakat, serta upaya menciptakan kondisi yang sesuai dengan nor­ma-norma yang berlaku di Kota Padang perlu upaya penertiban, penertiban ha­rus dilakukan. Diduga salon kecantikan juga melayani jasa melayani lelaki hidung belang. 

Baca Juga  Percepat Realisasi Pembangunan, Capaian Fisik 3 OPD Sudah di Atas 65 Persen

“Kedua wanita ini dia­mankan di salah satu salon di Padang Teater,” kata Mursalim.

Diduga tempat terse­but ditenggarai tempat pe­nyedia layanan jasa pijit plus-plus. Dan ini tentu bertentangan dengan nor­ma-norma yang berlaku di Kota Padang. Kedua wanita ini langsung menjalani pro­ses pemeriksaan PPNS Sat­­pol PP Padang sesuai aturan yang berlaku. 

Dijelaskan Mursalim, Satpol PP dalam upaya menciptakan Kota Padang bebas dari perbuatan mak­siat, akan terus intens me­lakukan pengawasan ke lokasi-lokasi tersebut, ma­ka dihimbau kepada selu­ruh pelaku salon agar be­nar-benar lakukan aktifitas dengan baik serta tidak berbuat praktik-praktik yang melanggar norma di Kota Padang. 

“Jika ditemukan indi­kasi melanggar, akan se­gera kita lakukan penin­dakan, tentu dalam hal ini perlu kerja sama dari se­mua pihak,” tegasnya.

Baca Juga  Harga Beras di Padang Melambung

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pa­dang, Budi Syahrial menga­takan penertiban yang di­lak­sanakan personel ja­ngan di lokasi itu saja. Petugas Satpol PP harus ber­gerak mengawasi Atom Shopping Center, kawasan Pondok dan lainnya juga perlu di­ter­tibkan.

“Pengamanannya atau patroli jangan di siang hari saja. Namun malam juga. Penertibannya jangan te­bang pilih dan mesti me­rata,” ujar kader Gerindra ini.

Ia sangat mendukung pelaksanaan penertiban itu dan jangan hanya sesaat saja. Untuk menghidnari kejadian serupa terus ber­ulang, Pol PP harus berani untuk menutup semua salon yang terindikasi mela­yani layanan plus-plus. Agar kota Padang aman dan bebas dari maksiat dan musibah dijauhkan oleh Allah SWT. (ade)a