TUNGGUL HITAM, METRO–Keberadaan ‘pak ogah’ kembali membuat resah dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Meski berdalih membantu pemilik kendaraan saat berkelok di U-trun, namun tidak jarang keberadaan mereka malah membuat tidak nyaman penggunan jalan.
Rabu (28/5), personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan tiga orang pak ogah di simpang Tunggul Hitam, setelah mereka melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum. Saat digeledah, petugas menemukan sebilah pisau di balik baju salah satu dari pak ogah tersebut.
Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Padang, Rozaldi Rosman, menyebutkan bahwa pihaknya berupaya melakukan pengawasan untuk menjaga ketertiban umum di Kota Padang. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Kota Padang.
“Dari hasil pemeriksaan, ternyata mereka membawa senjata tajam atau pisau. Ini tentunya tidak boleh, karena dikhawatirkan akan digunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Mereka sudah diberi nasihat dan peringatan,” ungkap Rozaldi.
Dijelaskannya, ketiga pak ogah tersebut dilakukan pendataan dan proses lebih lanjut, serta pihak orang tua dipanggil untuk menjadi penanggung jawab. Setelah diproses, mereka diantar kembali ke rumah masing-masing. (ren)






