BERITA UTAMA

BGN Perketat Pengawasan Kualitas Pada MBG, Guru Bisa Beri Bintang 1-5 di Aplikasi

×

BGN Perketat Pengawasan Kualitas Pada MBG, Guru Bisa Beri Bintang 1-5 di Aplikasi

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Aplikasi rating MBG.

JAKARTA, METRO— Badan Gizi Nasional (BGN) mempersiapkan aplikasi rating Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan evaluasi kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam aplikasi tersebut, sekolah nantinya dapat memberikan penilaian menggunakan skala bintang 1 hingga bintang 5. Selain bintang, sekolah bisa memberikan catatan mengenai aspek layanan yang dinilai.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan yang responsif. Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan penilaian berdasarkan kondisi yang mereka temui secara langsung di lapa­ngan.

“Melalui aplikasi rating MBG, kami ingin memastikan suara dari sekolah dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari proses evaluasi layanan. Kepala sekolah dan guru nantinya dapat memberikan penilaian sekaligus mencantumkan catatan apabila terdapat layanan yang belum sesuai. Masukan tersebut menjadi bahan bagi BGN untuk melihat bagian mana yang perlu segera diperbaiki,” ujar Tysa pada Kamis (24/9).

Baca Juga  Kakek Tewas Ditabrak Kereta Bandara Dan Tubuh Hancur saat Menyeberang

Mekanisme ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai kualitas layanan SPPG sekaligus membantu BGN mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan tindak lanjut.

Selain melalui aplikasi rating, sekolah yang menemukan la­yanan yang belum sesuai juga dapat menggunakan jalur pela­poran dan pemantauan yang telah disediakan. Apabila persoalan belum mendapatkan perbaikan, sekolah dapat menyampaikan laporan melalui kanal tersebut dengan memberikan tembusan kepada BGN sehingga informasi dapat diterima dan ditindaklanjuti secara lebih cepat.

Penguatan mekanisme um­pan balik ini menjadi bagian dari upaya BGN membangun tata kelola MBG yang semakin transparan, responsif, dan melibatkan partisipasi berbagai pihak. Sekolah, sebagai lingkungan yang berinteraksi langsung dengan penerima manfaat, memiliki posisi strategis dalam memberikan informasi mengenai pe­laksanaan layanan MBG.

Baca Juga  Pemko, Dewan dan Warga Lepas Kepergian Maderizal

BGN terus mendorong agar pengawasan terhadap pelaksanaan MBG dilakukan secara kola­boratif. Masukan dari sekolah akan menjadi salah satu bagian dari ekosistem pengawasan yang membantu memastikan layanan SPPG berjalan sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat secara optimal bagi peserta didik.

Melalui penguatan sistem digital dan keterlibatan sekolah dalam memberikan umpan balik, BGN berupaya membangun mekanisme pengawasan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu me­nangkap kondisi layanan secara langsung dari lapangan. (jpg)