METRO PADANG

Andre Rosiade Tutup Diklat Laskar Gerindra Sumbar 2026, 500 Peserta Resmi jadi Kader Baru

×

Andre Rosiade Tutup Diklat Laskar Gerindra Sumbar 2026, 500 Peserta Resmi jadi Kader Baru

Sebarkan artikel ini
DIKLAT LASKAR GERINDRA— Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade resmi menutup Diklat Laskar Gerindra Sumbar 2026 di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Minggu (20/9). Sebanyak 500 peserta yang mengikuti rangkaian pendidikan selama tiga hari tersebut resmi menjadi kader baru Partai Gerindra.

SAWAHLUNTO, METROKetua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Sumbar 2026 di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Minggu (20/9). Sebanyak 500 peserta yang mengikuti rangkaian pendidikan selama tiga hari tersebut resmi menjadi kader baru Partai Gerindra.

Penutupan ditandai dengan upacara yang dipimpin Andre Rosiade selaku Pembina Upacara. Kegiatan turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat yang juga kader Gerindra, Vasko Ruseimy, serta para bupati dan wali kota se-Sumbar yang merupakan kader Partai Gerindra. Hadir pula anggota DPR RI, DPRD Provinsi Sumbar, DPRD kabupaten/kota, jajaran pengurus dan kader Gerindra, serta simpatisan.

Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Andre Ro­siade sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian Diklat Laskar Gerindra 2026. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan peserta dan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan.

Andre Rosiade mengatakan, Diklat Laskar merupakan bagian penting dalam proses pengaderan Partai Gerindra di Suma­tera Barat. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pembekalan organisasi, tetapi juga membangun karakter kader agar memiliki disiplin, loyalitas, integritas, dan pemahaman terhadap nilai-nilai perjua­ngan partai.

Baca Juga  Wako Lepas 16 Kontingen Lomba Tingkat IV Regu Penggalang

“Diklat Laskar ini merupakan bagian penting dari proses pengaderan Partai Gerindra di Sumatera Ba­rat. Kita ingin kader-kader yang mengikuti kegiatan ini memiliki disiplin, loyalitas, integritas, serta memahami nilai-nilai perjuangan partai,” kata Andre.

Menurut Andre, proses pengaderan tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pendidikan dan pelatihan. Para kader baru diharapkan mampu membawa semangat organisasi ke tengah masyarakat dan menjadi bagian dari kekuatan Partai Gerindra yang hadir serta bekerja untuk masyarakat.

“Setelah kembali ke daerah masing-masing, saya berharap seluruh peserta bisa menjadi kader yang aktif, mampu bekerja bersama masyarakat dan memberikan kontribusi nyata. Kader bukan hanya soal atribut, tetapi bagaimana kita hadir dan bekerja untuk masyarakat,” ujar­nya.

Andre juga menekankan pentingnya pemahaman kader terhadap berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kader Gerindra perlu memiliki pengetahuan yang memadai sehingga dapat menjelaskan berbagai kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat secara baik dan benar.

“Kita juga ingin kader memahami program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ketika berada di tengah masyarakat, mereka harus mampu menjelaskan program tersebut dengan baik. Ini bagian dari upaya kita memperkuat kapasitas dan kualitas kader Gerindra di Sumatera Barat,” katanya.

Baca Juga  Fauzi Lukman Nurdiansyah (Kepala BPJS), Pasien Akibat Tawuran Tidak Ditanggung BPJS

Sementara itu, Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah me­ngikuti Diklat Laskar Gerindra hingga selesai. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini dengan baik sampai selesai. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, dari awal sampai penutupan, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” kata Vasko.

Vasko berharap pembekalan yang diperoleh selama tiga hari tidak berhenti sebagai pengetahuan selama diklat, tetapi dapat diterapkan para kader da­lam aktivitas organisasi dan ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Sebanyak 500 peserta tersebut selanjutnya kem­bali ke daerah masing-masing dengan status sebagai kader baru Partai Gerindra. Diklat Laskar Gerindra Sumbar 2026 menjadi bagian dari agenda penguatan dan rege­nerasi kader Gerindra di Sumbar. (*)