ULAK KARANG UTARA, METRO — Pemerintah Kota Padang kembali menunjukkan gerak cepat dalam meringankan beban warganya yang terdampak bencana. Melalui Dinas Perikanan dan Pangan, Pemko Padang menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan pascabencana kepada para nelayan yang berasal dari empat kelurahan di wilayah Kecamatan Padang Utara, bertempat di Lapangan Voli Universitas Bung Hatta, Ulak Karang, Sabtu (19/9).
“Pemko melalui Dinas Perikanan Pangan memberikan bantuak perahu fiber sebanyak 19 unit, mesin tempel 19 unit, dan juga jaring sebanyak 724 unit. Ini merupakan program unggulan Wali Kota Fadly Amran, dan Wawako Maigus Nasir,” ujar Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, M. Dwi Richie.
Penyerahan bantuan ini dihadiri Lurah Ulak Karang Utara Saringat, Anggota Kelompok Nelayan Hasil Family Ulak Karang Danil Saputra, serta perwakilan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan masyarakat nelayan penerima bantuan.
Bantuan yang digelontorkan terdiri atas 19 unit perahu fiber, 19 unit mesin tempel berkekuatan 15 PK, serta 724 unit jaring penangkap ikan. Seluruh armada dan perlengkapan tersebut didistribusikan secara proporsional ke empat kelurahan, yakni Kelurahan Ulak Karang Utara sebanyak 3 unit, Kelurahan Ulak Karang Selatan sebanyak 5 unit, Kelurahan Kampung Lapai sebanyak 2 unit, serta Kelurahan Kampung Olo sebanyak 1 unit.
Dwi Richie menambahkan, penyaluran sarana ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan wako melalui program Padang Melayani, khususnya dalam penanganan pascabencana. Ia mengimbau seluruh KUB penerima agar merawat dan memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal guna memulihkan perekonomian nelayan yang sempat terpuruk akibat musibah banjir pada November 2025 lalu.
Ungkapan rasa syukur dan apresiasi turut disampaikan oleh aparat pemerintah kelurahan setempat atas perhatian yang diberikan oleh Pemko Padang kepada warganya.
“Alhamdulillah kami pada hari ini warga menerima bantuan pascabencana, yaitu berupa kapal fiber dan mesin tempel. Untuk Kelurahan Ulak Karang Utara itu 3 kapal tempel dengan mesinnya. Yang kedua, dari Ulak Karang Selatan 5 kapal fiber dengan mesin tempelnya. Yang ketiga, Kelurahan Kampung Lapai 2 kapal fiber dengan mesin tempelnya. Yang keempat, Kampung Olo 1 kapal fiber dengan mesin tempelnya,” tutur Lurah Ulak Karang Utara, Saringat.
Sementara itu, perwakilan kelompok nelayan dari Hasil Family Ulak Karang, Danil Saputra, mengaku sangat terbantu dengan adanya alokasi perahu dan mesin tempel baru ini. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi modal penting bagi nelayan untuk kembali beraktivitas di laut lepas setelah berbulan-bulan terkendala kerusakan pascabencana.
“Bantuan ini bermanfaat karena membantu dari pihak nelayan yang terdampak dari bencana kemarin. Semoga ini lebih dapat meningkatkan hasil tangkapan dari pihak nelayan, khususnya di Ulak Karang ini,” pungkas Danil. (oza)






