METRO PADANG

Hanyut Diterjang Bandang, Mushala An Nur Batang Kabung Kini Berdiri Megah Berkat Warga

×

Hanyut Diterjang Bandang, Mushala An Nur Batang Kabung Kini Berdiri Megah Berkat Warga

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN—Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan pemakaian Mushalla An Nur yang berdiri di atas tanah wakaf warga, Minggu (30/8). Mushalla ini sebelumnya hancur akibat terjangan banjir bandang pada November 2025 lalu.

BATANG KABUNG, METRO  Warga Komplek RT 03 RW 02, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, akhirnya bisa kembali menikmati sarana ibadah yang layak setelah bangunan mushala mereka sempat hancur akibat terjangan banjir bandang pada November 2025 lalu. Kebahagiaan ini dirasakan langsung saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan pemakaian Mushala An Nur yang berdiri di atas tanah wakaf warga, Minggu (30/8).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat, baik yang berada di ranah maupun di rantau, atas gotong royong dan kepedulian tinggi dalam membangun kembali rumah ibadah tersebut. “Saya mengapresiasi bapak dan ibu yang ada di ranah dan rantau yang telah mau menginfakkan sebagian rezekinya dan mewakafkan tanahnya untuk pembangunan mushala ini. Semoga kita diberi keberkahan dan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujarnya di hadapan ratusan jamaah yang hadir.

Peresmian yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Plt Kabag Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Lurah Batang Kabung Ganting Okimi Oktobery, perwakilan pengurus mushala, serta elemen ma­sya­rakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran juga berpesan agar kehadiran Mushala An Nur tidak sekadar difungsikan sebagai tempat ibadah ritual semata. Ia berharap mushala tersebut bisa menjadi pusat pembinaan moral umat. “Selain menjadi sarana ibadah, Mushala An Nur diharapkan menjadi tempat belajar bagi anak-anak sekaligus pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan, termasuk mendukung Program Smart Surau,” tambahnya.

Baca Juga  27 Ribu Suket sudah Dicetak jadi e-KTP, Warga Bisa Ambil di Kelurahan

Sementara itu, perwa­kilan Pengurus Mushala An Nur, Ramli Edison, menuturkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan fisik mushala yang dimulai sejak pertengahan Januari 2026 dan rampung pada Juli 2026 dengan total anggaran mencapai sekitar Rp467 juta.

“Terima kasih kepada para ahli waris yang telah mewakafkan tanah milik orang tuanya, serta bapak dan ibu yang telah berinfak untuk pembangunan mushala ini,” ungkap Ramli. (oza)