METRO PADANG

Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Kampung Tanjung Rp8,8 Miliar Mulai Dibangun

×

Percepat Pemulihan Pascabencana, Jembatan Kampung Tanjung Rp8,8 Miliar Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini
PEMBANGUNAN JEMBATAN— Dinas PUPR Kota Padang memacu upaya rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana terhadap sejumlah infrastruktur vital. Terbaru, pengerjaan fisik pembangunan Jembatan Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji resmi dimulai pada Minggu (9/8).

KURANJI, METRO–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang terus memacu upaya rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana terhadap sejumlah infrastruktur vital. Terbaru, pengerjaan fisik pembangunan Jembatan Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji resmi dimulai pada Minggu (9/8).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memulihkan seluruh fasilitas umum yang rusak secara bertahap dan tepat prosedur demi kepentingan masyarakat luas.

“Alhamdulillah satu per satu proses rehab rekon pasca bencana mulai dikerjakan fisiknya, setelah menyelesaikan proses perencanaan dan tendernya. Kita berkomitmen untuk melakukan perbaikan secepat mungkin, namun juga harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Terima kasih atas kesabaran masyarakat Kota Padang, khususnya yang terdampak bencana,” ujar Fadly Amran.

Baca Juga  Andre Rosiade Bantu Biaya Pengobatan Balita Korban Dugaan KDRT di Solok

Infrastruktur penyeberangan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi tahun lalu dan kondisinya kian diperparah oleh terjangan banjir pada Senin (3/8/2026). Untuk me­mulihkan akses tersebut, proyek ini didanai penuh melalui APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp8.826.169.373,- (Nomor Kontrak: 011/Kont-PJJ/APBD/DPUPR/2026).

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa langkah penanganan ini merupakan skala prioritas Pemko Padang dalam merespons kebutuhan mobilitas warga lokal.

“Pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung ini merupakan bagian dari fokus dan komitmen Pemko Padang dalam percepatan rehab rekon pascabencana, agar aksesibilitas serta mobilitas perekonomian masyarakat yang terdampak bisa segera pulih normal,” ungkap Malvi di lokasi pengerjaan.

Ia menambahkan, seluruh tahapan administrasi telah rampung sehingga pengerjaan di lapangan bisa langsung dipacu secara optimal. “Pekerjaan fisik Paket 3 ini sudah berkontrak per 27 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender, didanai penuh melalui APBD 2026 dari hasil pemanfaatan pajak warga Kota Padang,” tegasnya.

Baca Juga  Kemenag Padang Miliki Gedung PLHUT

Pengerjaan proyek pemulihan ini dipercayakan kepada pelaksana PT Kamala Unida, dengan pengawasan teknis dari Konsultan Pengawas PT Artha Graha Cipta KSO bersama PT Aqsa Mandiri Konsultan. Langkah percepatan ini diharapkan tidak hanya memulihkan konektivitas antarwilayah dan menjamin keselamatan mobilitas, tetapi juga menggeliatkan kembali roda perekonomian warga di sekitar Kuranji.

Pemko Padang turut mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat me­lintasi sekitar area pengerjaan. (oza)