OLAHRAGA

Persebaya Makin Solid usai Piala Presiden 2026, Bidik Juara Super League

×

Persebaya Makin Solid usai Piala Presiden 2026, Bidik Juara Super League

Sebarkan artikel ini
JUARA— Persebaya Surabaya mengangkat trofi Piala Presiden usai di partai final mengalahkan Persib Bandung lewat drama adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8) malam WIB.

JAKARTA, METROGelaran Piala Presiden 2026 sangat disyukuri Persebaya Surabaya. Sebab, turnamen pramusim itu membuat tim menjadi lebih solid. Apalagi, Green Force musim ini merekrut banyak pemain baru, mulai dari Yuran Fernandes, Miguel Pereira, Alex Martins, hingga Reza Arya.

Bermain dalam lima laga di Piala Presiden 2026 membuat chemistry para pemain lama dan pemain anyar semakin padu. “Kalau dari saya, turnamen ini membuat saya yakin Persebaya bisa mempersiapkan diri dengan matang. Ini bagus bagi Persebaya untuk bersiap menghadapi kompetisi musim de­pan,” kata gelandang Persebaya, Toni Firmansyah.

Green Force memiliki target tinggi di musim 2026-2027. Yaitu ingin meraih gelar juara Super League, sekaligus memberikan ka­do manis hari jadi klub yang ke-100 tahun depan. Tentu saja, kerja keras di Piala Presiden 2026 menjadi modal berharga untuk mengarungi kompetisi.

Winger anyar Persebaya, Miguel Pereira, juga senang dengan adanya Piala Presiden. Apalagi, dia mengetahui banyak rotasi pemain yang dilakukan. “Karena dengan tampil bersama pemain yang belum pernah turun, itu bagus sebagai tim,” kata pemain asal Portugal itu.

Dengan begitu, Miguel sudah mengetahui karakter rekan-rekan setimnya. “Jadi, tim ini bisa semakin siap ketika kompetisi Super League sudah dimulai,” jelas pemain berusia 27 tahun itu.

Baca Juga  Alex Marquez Manfaatkan Akselerasi Kuat Ducati Desmosedici, Mampu Geser Pembalap Lainnya di GP Jerez

Di Piala Presiden 2026 pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memang se­ngaja menurunkan banyak pemain. Dalam sesi konferensi pers pada 26 Juli, pe­latih asal Portugal itu me­ngaku memiliki tujuan utama.

“Saya ingin melihat ba­gaimana perkembangan para pemain sebelum turun di kompetisi yang sesungguhnya,” tutup pelatih yang membawa PSM Ma­kassar menjadi juara Liga 1 2022-2023 itu.

Diketahui, Persebaya Surabaya menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Ban­dung lewat drama adu pe­nalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8).

Setelah bermain 1-1 selama 90 menit dan tanpa gol pada extra time, Green Force memastikan gelar melalui eksekusi penalti yang berlangsung menegangkan.

Persebaya Surabaya membuka keunggulan le­bih dulu pada menit ke-20 melalui Ramadhan Sananta yang memanfaatkan umpan Rahmat Irianto untuk menaklukkan pertahanan Persib Bandung.

Keunggulan tersebut hanya bertahan lima menit karena Patricio Matricardi menyamakan kedudukan pada menit ke-25 setelah menyelesaikan umpan pen­­­dek tandukan Uilliam Barros.

Pada extra time, tensi pertandingan semakin tinggi karena kedua tim sama-sama berusaha mencari gol penentu sebelum per­tandingan ditentukan lewat adu penalti. Persib Bandung juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Mariano Peralta menerima kartu merah pada menit ke-112.

Baca Juga  Liverpool 2 vs 0 Burnley, Atmosfer Spesial di Anfield

Drama adu penalti a­khirnya menjadi panggung penentu bagi Persebaya Surabaya untuk merebut gelar juara Piala Presiden 2026. Green Force mencetak 6 gol dari tujuh eksekutor, sedangkan Persib Ban­dung hanya mampu menghasilkan lima gol dari delapan penendang.

Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diego Ramalho, Jose Mota, dan Gledson sukses menjalankan tugas untuk Persebaya Surabaya. Sementara itu, Yuran Fernandes menjadi satu-satunya eksekutor Green Force yang gagal mencetak gol dari titik putih.

Di kubu Persib Ban­dung, Patricio Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar berhasil menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti. Sebaliknya, Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa gagal mencetak gol sehingga Persebaya Surabaya keluar sebagai pemenang de­ngan skor adu penalti 6-5.

Kemenangan tersebut memastikan Persebaya Surabaya menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah melewati pertandingan panjang selama 120 menit plus drama adu penalti. (jpg)