TANAHDATAR, METRO–Suasana khusyuk mewarnai pelaksanaan Wirid Bulanan Majelis Ta’lim Shilaturrahmi Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Minggu (26/7). Ratusan jamaah mengikuti kegiatan yang menjadi momentum memÂpererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keislaman. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar H. Hendri Pani Dias hadir memenuhi undangan dan menyampaikan tausiyah. Turut hadir Camat Lintau Buo, Kepala KUA Kecamatan Lintau Buo beserta penyuluh agama Islam dan staf KUA. Kehadiran unsur pemerintah dan Kemenag menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan di masyarakat. Majelis Ta’lim ShilaÂturrahmi Nagari Taluk saat ini memiliki 305 anggota aktif. Majelis itu diketuai H. Alius yang juga merupakan tokoh masyarakat Nagari Taluk.
Dalam tausiyahnya, H. Hendri Pani Dias mengajak jamaah menjadikan husnuzan atau berprasangka baik kepada Allah SWT sebagai prinsip hidup. “Apa pun urusannya, bersangka baiklah kepada Allah SWT. Dengan selalu berbaik sangka kepada Allah, kepala menjadi lebih sehat, hati menjadi lebih tenang, sehingga kita mampu menjalani kehidupan dengan penuh optimisme dan keteguhan iman,” katanya.
Ia menjelaskan hati yang dipenuhi prasangka baik akan melahirkan ketenangan batin. Dengan begitu, seseorang lebih mudah menerima setiap ketentuan Allah dengan lapang dada.
Kepala Kemenag juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah. “Ketika Allah memberikan nikmat yang menyenangkan, maka bersyukurlah. Orang yang bersyukur akan senantiasa merasakan cukup, bahagia, dan Allah akan menamÂbah nikmat-Nya,” pesannya.
Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari jamaah. Ibu-ibu majelis taklim tampak antusias mengikuti materi hingga akhir kegiatan. Tausiyah itu menjadi pengingat bahwa ketenangan hidup ditenÂtukan oleh keyakinan berprasangka baik kepada Allah dan mensyukuri setiap karunia.
Ketua Majelis Ta’lim Shilaturrahmi Nagari Taluk H. Alius menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Kemenag Tanah Datar beserta Ibu Kemenag, serta unsur pemerintah dan KUA Kecamatan Lintau Buo. “Kami mengapresiasi kehadiran dan motivasi yang diberikan kepada jamaah,” ujarnya.
Melalui wirid bulanan ini diharapkan semangat menuntut ilmu, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kualitas keimanan masyarakat terus tumbuh. Sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, dan majelis taklim menjadi bukti pembinaan umat semakin kuat jika dilandasi kebersamaan.(ant)






