SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Penilaian Desa Berskala Nasional, Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo Gelar Giat Pengisian Indeks Desa

×

Penilaian Desa Berskala Nasional, Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo Gelar Giat Pengisian Indeks Desa

Sebarkan artikel ini
PENGISIAN INDEKS DESA— Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo melaksanakan kegiatan Pengisian Indeks Desa Tahun 2026 di Kantor Desa Kolok Mudiak, Rabu (22/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penilaian desa berskala nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kemajuan dan kemandirian desa di seluruh Indonesia

SAWAHLUNTO, METRO–Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo melaksanakan kegiatan Pengisian Indeks Desa Tahun 2026 di Kantor Desa Kolok Mudiak, Rabu (22/7).  Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penilaian desa berskala nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kemajuan dan keman­dirian desa di seluruh Indonesia. Pengisian Indeks Desa diikuti oleh perangkat desa, pendamping desa, serta berbagai pihak terkait yang terlibat dalam proses penyusunan data. Seluruh peserta bersama-sama melakukan pemutakhiran berbagai indikator pembangunan desa agar data yang dihasilkan benar-benar akurat, objektif, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Indeks Desa merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mengeva­luasi perkembangan desa, mulai dari aspek pelayanan dasar, ketahanan sosial, ekonomi, lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan desa. Hasil penilaian tersebut nantinya menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, menentukan prioritas program, hingga pengalokasian dukungan bagi desa.

Baca Juga  Buktikan Janji Bupati Benny Dwifa, Beri Hadiah Umrah Gratis Pelajar Hafizh 30 Juz

Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Lisrianto menegaskan bahwa penyusunan data yang valid menjadi kunci utama dalam menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sa­saran. Dengan data yang akurat, pemerintah desa dapat meningkatkan kualitas pela­yanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Tersusunnya data yang valid akan menjadi fondasi dalam merancang pemba­ngu­nan desa yang lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya jelas Lisrianto, Desa Kolok Nan Tuo berhasil meraih status Desa Mandiri, yang merupakan kategori tertinggi dalam klasifikasi perkembangan desa di Indonesia. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi peme­rintah desa untuk terus mempertahankan bahkan me­ning­katkan kualitas pembangunan melalui pengelolaan data yang lebih baik.

“Keikutsertaan seluruh unsur desa dalam proses pengisian Indeks Desa menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta kualitas tata ke­lola pemerintahan desa. Ko­laborasi antara pemerintah desa, pendamping desa, dan berbagai pemangku kepenti­ngan dinilai menjadi faktor penting dalam mempertahankan capaian pembangunan yang telah diraih,” sebut Lisrianto.

Baca Juga  Lantik 862 PPPK Paruh Waktu, Riyanda: Berikan Kinerja yang Baik

Dijelaskan Lisrianto, bahwa selain sebagai kewajiban administrasi, pengisian Indeks Desa juga menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan, sekaligus mengidentifikasi sektor-sektor yang masih memerlukan perhatian agar pemba­ngunan desa semakin merata dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Dukungan semua pihak diharapkan mampu memperkuat langkah desa dalam mewujudkan pemba­ngunan yang inklusif, me­ning­katkan kesejahteraan ma­sya­rakat, serta mempertahankan status sebagai Desa Mandiri di tingkat nasional.

“Dengan penyusunan Indeks Desa Tahun 2026 yang dilakukan secara cermat dan berbasis data, Desa Kolok Nan Tuo optimistis dapat terus menjadi salah satu desa yang berkembang, inovatif, dan mam­pu menjadi contoh pengelolaan pembangunan desa di Kota Sawahlunto maupun secara nasionalm: ucapnya bangga. (pin)