METRO SUMBAR

Tekan Inflasi, Pemkab Pasaman Barat Gelar Operasi Pasar di Lingkuang Aua

×

Tekan Inflasi, Pemkab Pasaman Barat Gelar Operasi Pasar di Lingkuang Aua

Sebarkan artikel ini
OPERASI PASAR—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM saat menggelar Operasi Pasar/Pasar Murah di Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman.

PASBAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar Operasi Pasar/Pasar Murah di Kantor Wali Nagari Ling­kuang Aua, Kecamatan Pa­saman.  Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu ma­sya­rakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sebagai langkah pengendalian inflasi.

Operasi pasar yang dilaksanakan atas arahan Bupati Pasaman Barat Yu­lianto dan Wakil Bupati M. Ihpan tersebut menyediakan se­jum­lah komoditas pokok de­ngan harga di bawah harga pasar, yakni beras medium Rp75.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, dan minyak goreng merek Sari Murni Rp18.000 per kilogram.

Baca Juga  Ketangguhan Keluarga, Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sejak pagi, masyarakat Nagari Lingkuang Aua dan sekitarnya tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Antusiasme warga menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program stabilisasi harga yang digelar pemerintah daerah.

Kepala Dinas Perdaga­ngan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pasaman Barat, Agusli, mengatakan operasi pasar merupakan salah satu strategi Pemkab Pasaman Barat dalam menekan laju inflasi, menjaga stabilitas harga, serta mempertahankan daya beli ma­sya­­ra­kat di tengah fluk­tua­si harga bahan pokok.

Baca Juga  Pejabat Pemkab Tanah Datar Iktikaf di Masjid Nurul Amin Pagaruyung

“Operasi pasar ini akan dilaksanakan secara bergilir di kecamatan-kecamatan se-Kabupaten Pasaman Barat. Tujuannya untuk menstabilkan harga ba­­han pokok sekaligus mem­­bantu meringankan beban ma­sya­rakat, khu­susnya ke­lom­pok ekonomi menengah ke bawah,” ujar Agusli.

Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah ma­sya­rakat dalam memastikan kebutuhan pokok tetap ter­sedia dengan harga yang wajar.  Untuk itu, Pemkab Pasaman Barat akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok bahan pokok serta  memperkuat koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha agar pasokan tetap aman dan stabil. (end)