METRO SUMBAR

Masyarakat Resah, Pemda Bersama Forkopimda, MUI Dan LKAAM Deklarasi Tolak LGBT

×

Masyarakat Resah, Pemda Bersama Forkopimda, MUI Dan LKAAM Deklarasi Tolak LGBT

Sebarkan artikel ini
Deklarasi TOLAK LGBT— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Forkopimda, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, LKAAM Kabupaten Tanah Datar, MUI Tanah Datar dan seluruh masyarakat yang berkesempatan hadir di Lapangan Cindua Mato Batusangkar berkomitmen dan deklarasi bersama anti LGBT, Narkoba dan Penyakit masyarakat, Minggu (5/7).

TANAHDATAR, METRO–Bikin resah, penyakit ma­sya­rakat (pekat) Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) meningkat dan Nar­ko­ba­pun kian mengkhawatirkan di tengah-tengah ma­syarakat Tanah Datar yang dijuluki Luhak Nan Tuo itu. Guna menjawab keresahan dan mengantisipasi makin meluasnya pekat ini. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Forkopimda, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, LKAAM Kabupaten Tanah Datar, MUI Tanah Datar dan seluruh masyarakat yang ber­ke­sempatan hadir di La­pangan Cindua Mato Batusangkar berkomitmen dan deklarasi bersama anti LGBT, Narkoba dan Penyakit masya­rakat, Minggu (5/7). Deklarasi ditandai dengan kesepakatan bersama membubuhi tanda tangan oleh semua elemen yang hadir tersebut, membuktikan jika sex menyimpang dan perbuatan asusila lainya serta narkoba ditolak dan tidak dibenarkan di Tanah Datar Luhak Nan Tuo tersebut.

Kapolres Tanah Datar AKBP Dr.­ Nur Ichsan Dwi Septiyanto menggatakan, pelaksanaan deklarasi hari ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan dan pembahasan yang dilakukan sebelumnya ber­­sama instansi terkait. “Lang­­kah ini dilaksanakan atas respon keresahan ma­sya­rakat karena semakin me­ning­kat­nya penyakit masya­rakat termasuk LGBT, sehingga Pemda, Polres, LKAAM, MUI dan instansi terkait lainnya sepakat untuk menggelar deklarasi hari ini,” ujarnya.

Baca Juga  Braditi Moulevey: Kemenangan Mahyeldi-Vasko di Pilgub Sumbar Harga Mati

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD, Ketua LKAAM dan Ketua MUI Ta­nah Datar, sepakat memerangi LGBT dan penyakit masy­a­rakat lain­nya di Tanah Datar Luhak Nan Tuo. “Kami tidak lagi men­tol­erir LGBT di tengah ma­sya­ra­kat, kita akan menindak tegas de­ngan memberikan sanksi baik secara hukum, adat maupun agama,” ujar Anton Yondra.

Anton berharap, semua masyarakat melaporkan kepada pihak terkait apabila ditemukan indikasi perilaku LGBT, di mulai dari keluarga kita masing-masing. “Orang tua harus mewaspadai dan mengawasi anaknya, apabila ada indikasi segera laporkan sehingga bisa diambil langkah selanjutnya. Namun yang terpenting jangan fasilitasi dan beri ruang untuk tampil bagi mereka,” tukasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar. Ahmad Fadly menyampaikan deklarasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah, Forkopimda, MUI, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, LKAAM dan seluruh unsur masya­ra­kat untuk melawan dan menyatakan perang terhadap LGBT, Narkoba dan pekat lainnya. “Kita berharap gerakan ini didukung penuh oleh ma­sya­­rakat, karena ini me­nyang­­kut generasi Tanah Datar kedepannya. Dan juga tidak sesuai dengan norma agama maupun budaya Minangkabau yang terkenal dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kita­bullah.”ucapnya. “Kita juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Tanah Datar yang telah berupaya dan bersama-sama me­ng­gagas upaya ini, sehingga dapat diimplementasikan ke dalam bentuk tindakan dan upaya preventif penolakan LGBT dan Narkoba di Tanah Datar,”tambahnya.

Baca Juga  Pasca Aksi Unjuk Rasa Warga ke Kantor Wali Nagari, DPMDPP2KB Pessel Angkat Bicara

Wabup juga sampaikan apresiasi kepada Kapolres yang telah menginisiasi dan semua pihak yang telah mendukung penuh deklarasi menolak keras LGBT dan Narkoba tersebut di Tanah Datar. Turut hadir saat deklarasi tersebut Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Rektor UIN Mahmud Yunus Prof. Delmus Puneri Salim, Kepala OPD, Ketua TPPKK Ny. Lise Eka Putra, SE, Ketua GOW Ny.dr.­Dwinanda Ahmad Fadly, Ketua DWP Ny. Ani Abdurrahman Hadi, Ketua Persit Kodim 0307 Tanah Datar dan undangan lainnya. (ant)