PADANG, METRO–Sepeda motor hingga kini masih menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Selain dipakai untuk menunjang aktivitas sehari-hari seperti berangkat sekolah dan bekerja, kendaraan roda dua juga menjadi sumber penghasilan bagi banyak orang, termasuk para pengemudi ojek online.
Dalam menjalankan pekerjaannya, pengemudi ojek online dituntut untuk selalu fokus dan waspada di jalan. Keselamatan diri maupun penumpang menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan.
Instruktur Safety Riding PT Hayati Pratama Mandiri, Benarivo De Frize, mengatakan pengemudi ojek online harus menjaga konsentrasi penuh selama berkendara dan menghindari berbagai hal yang dapat memecah fokus.
“Dalam menjalankan tugasnya, baik itu mengantar penumpang maupun barang, pengemudi ojek harus menjaga fokus dan konsentrasi penuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari hal-hal yang dapat mengganggu, seperti bercakap-cakap terlalu banyak dengan penumpang, mengobrol dengan sesama pengendara, atau menggunakan ponsel sambil berkendara. Semua ini berpotensi mengurangi keselamatan dan kewaspadaan selama di jalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan pengemudi ojek online untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan saat bekerja.
Pertama, pengemudi dianjurkan untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara atau riding gear secara lengkap, mulai dari helm, jaket, sarung tangan, celana panjang hingga sepatu. Selain melindungi diri, perlengkapan tersebut juga membuat pengendara lebih nyaman selama perjalanan.
Pengemudi juga disarankan menyediakan helm bagi penumpang. Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan, penumpang dapat diberikan penutup kepala atau shower cap sebelum menggunakan helm yang disediakan.
Kedua, perencanaan rute perjalanan perlu dilakukan dengan baik. Saat menerima pesanan, pengemudi sebaiknya terlebih dahulu mempelajari titik penjemputan dan tujuan melalui aplikasi peta di ponsel.
Penggunaan ponsel saat kendaraan sedang berjalan harus dihindari karena dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Jika masih ragu dengan arah perjalanan, pengemudi dianjurkan berhenti sejenak di tempat yang aman untuk memeriksa rute.
Selain itu, pengemudi diingatkan agar tidak mengutamakan kecepatan demi mengejar waktu penjemputan atau pengantaran. Keselamatan penumpang dan diri sendiri harus tetap menjadi prioritas utama.
Dengan menerapkan perilaku berkendara yang aman dan penuh kehati-hatian, pengemudi ojek online diharapkan dapat bekerja dengan nyaman, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sekaligus terhindar dari risiko kecelakaan di jalan.
Melalui kampanye #CariAman, masyarakat diajak untuk selalu mengedepankan keselamatan saat berkendara agar dapat terus menjalani aktivitas dan menikmati berbagai momen berharga tanpa insiden yang tidak diinginkan. (rom)






