METRO SUMBAR

Wujud Komitmen Membuka Akses Daerah Terisolasi, Pemkab Pasaman Barat Mulai Perbaiki Jalan Rura Patontang

×

Wujud Komitmen Membuka Akses Daerah Terisolasi, Pemkab Pasaman Barat Mulai Perbaiki Jalan Rura Patontang

Sebarkan artikel ini
PENGERJAAN—Terlihat PJemerintah Kabupaten Pasaman Barat sedang memmulai pengerjaan jalan menuju Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, Sabtu (6/6).

PASBAR, METROPemerintah Kabupaten Pa­saman Barat mulai mem­­perbaiki jalan menuju Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, Sabtu (6/6). Perbaikan ini dilakukan untuk membuka akses wila­yah yang selama ini ter­isola­si dan melancarkan mo­bilitas warga. Alat berat tiba di lokasi pada Sabtu pagi dan langsung dikerahkan untuk membuka serta menata badan jalan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Bambang Sumarsono, me­nga­takan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pasaman Barat, Yulianto, yang menjadikan akses menuju Rura Patontang sebagai salah satu prioritas pembangunan in­fras­truk­­­tur daerah. “Tahap awal yang kami lakukan adalah memperbaiki ruas jalan yang paling sulit dilalui agar akses masya­ra­kat dapat kembali terbuka,” ujar Bambang.

Baca Juga  Pemprov Sumbar, Puji Pelaksanaan Pilkada di Padang Panjang Berjalan Kondusif

Ia menjelaskan, Pemkab Pasaman Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp350 juta yang bersumber dari APBD melalui dana pemeliharaan jalan dan jembatan serta dana peningkatan jalan. Anggaran tersebut difokuskan untuk menangani titik-titik kerusakan terparah yang selama ini menjadi hambatan utama bagi masya­ra­kat.

Pada tahap awal, Dinas PUPR menargetkan penge­rasan jalan sepanjang 1,2 kilometer. Ruas tersebut merupakan bagian jalan yang masih berupa tanah dan menjadi titik paling sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan. “Jika pengerasan jalan ini selesai, kendaraan roda empat diharapkan sudah dapat mencapai wilayah tersebut sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar,” katanya.

Menurut Bambang, pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa perataan jalan, tetapi juga mencakup pembentukan badan jalan, penimbunan pada titik kerusakan berat, pengerasan menggunakan material pasir dan batu, pembangunan gorong-go­rong, pemasangan pelat duiker, hingga pengecoran beton pada sejumlah tanjakan yang selama ini menjadi titik rawan bagi kendaraan.

Baca Juga  Ermizen,  Ingatkan Dinas Pertanian Libatkan Babinsa kegiatan Pertanian

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, masih terdapat sekitar 3,8 kilometer ruas jalan yang membutuhkan peningkatan kua­litas serta dua unit jembatan yang perlu dibangun atau direhabilitasi untuk mewujudkan ko­nek­tivitas yang optimal me­nuju Rura Patontang.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah mengusulkan pembangunan lanjutan jalan dan jembatan tersebut kepada pemerintah pusat guna memperoleh dukungan pendanaan.

“Kami telah mengusulkan peningkatan 3,8 kilometer jalan dan pembangunan dua jembatan kepada pemerintah pusat. Mu­dah-mudahan usulan ini dapat direalisasikan sehingga akses menuju Rura Patontang benar-benar terbuka dan dapat dilalui sepanjang tahun,” jelasnya. (end)