METRO SUMBAR

Tinjau Pasar Pusat, Wako Hendri Arnis Sesali Adanya Temuan Toko  Belum Dimanfaatkan

×

Tinjau Pasar Pusat, Wako Hendri Arnis Sesali Adanya Temuan Toko  Belum Dimanfaatkan

Sebarkan artikel ini
DIALOG— Wako Padang Panjang Hendri saat dialog dengan staf saat sidak ke toko yang tutup.

PDG. PANJANG, METRO–Penataan Pasar Pusat Padang Panjang terus men­jadi perhatian Pemerintah Kota. Untuk memastikan aktivitas perdagangan berjalan lebih tertib dan nyaman, Wali Kota Hendri Arnis turun langsung meninjau kondisi pa­sar serta berdialog dengan para pedagang. Didampingi sejumlah pejabat terkait, Wako Hendri menyusuri lo­rong demi lorong pasar, me­nyapa pedagang dan pem­beli, sekaligus mende­ngarkan berbagai persoa­lan yang mereka hadapi.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan pasar yang lebih rapi, bersih, dan nyaman sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam dialog dengan pedagang, sejumlah keluhan terkait aktivitas jual beli dan penempatan lokasi berdagang disampaikan secara langsung. Menanggapi hal itu, Hendri meminta agar penataan pedagang terus dilakukan secara bertahap dan ber­kea­dilan.

Baca Juga  Tiga Guru Honorer Pessel Naik Status

Salah satu langkah yang disiapkan yakni mengarahkan pedagang kaki lima yang masih berjualan di area yang kurang tertata untuk memanfaatkan toko-toko yang belum terisi di dalam bangunan pa­sar. Dengan demikian, ruang sirkulasi pengunjung da­pat lebih lega dan aktivi­tas perdagangan di dalam ge­dung pasar semakin hidup.

Namun, ada temuan yang cukup menyita perhatian Wali Kota saat meninjau lantai demi lantai bangunan pasar. Sejumlah toko yang berada di lokasi strategis diketahui sudah memiliki pemilik, tetapi dalam kondisi tertutup dan tidak dimanfaatkan untuk berjualan.

Menurut Wako, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena keberadaan toko di pasar sejatinya harus memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau ada pedagang yang benar-benar ingin berusaha dan aktif berjualan, mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempati lokasi yang potensial. Sebaliknya, toko yang terus-menerus tutup tentu perlu di­evaluasi agar kebera­daan­nya tidak menghambat geliat perdagangan di pasar,” ujarnya.

Baca Juga  Porkot Warna Baru Olahraga Padangpanjang, Fadly Amran; Bidik Atlet Potensi Melalui Kejuaraan Lokal

Ia menegaskan, penataan yang dilakukan bukan semata-mata soal penempatan pedagang, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pasar dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan toko-toko yang aktif beroperasi, pa­sar akan menjadi lebih hidup, menarik lebih banyak pengunjung, dan memberi dampak positif terhadap perputaran eko­nomi masyarakat.

Dikatakannya, pasar yang tertata, ramai, dan ak­tif diyakini akan menjadi fon­dasi penting bagi tum­buh­nya perekonomian lo­kal serta meningkatkan kenyamanan masyarakat yang berbelanja di Pasar Pusat Padang Panjang. (rmd)