AGAM, METRO–Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan penangkar padi, pemberantasan hama, serta pengolahan pascapanen di wilayah.
Upaya tersebut juga sejalan dengan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ketua KTNA Kabupaten Agam Yang Adra menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
“Penguatan penangkar padi menjadi langkah penting guna menghasilkan bibit unggul yang berkualitas sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian di daerah,” kata Yang Adra, Rabu (3/6).
Dijelaskan Yang Andra, saat ini KTNA Kabupaten Agam aktif melakukan edukasi dan pendampingan kepada para petani terkait pencegahan dan pemberantasan hama tanaman.
“Kegiatan tersebut dilakukan melalui sosialisasi pola tanam yang baik, penggunaan pestisida secara tepat, serta penguatan kerja sama antar kelompok tani dalam menjaga produktivitas sawah masyarakat,” ungkap Yang Adra.
Tidak hanya fokus pada sektor budidaya, Yang Adra menegaskan, KTNA Kabupaten Agam turut mendorong pengolahan pascapanen agar hasil pertanian memiliki nilai tambah dan kualitas yang lebih baik.
“Melalui penguatan manajemen pascapanen, petani diharapkan mampu menjaga mutu gabah dan beras sehingga dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Yang Adra.
Yang Adra menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna menciptakan ketahanan pangan yang kuat di Sumatera Barat.
“Dengan langkah tersebut, KTNA Kabupaten Agam optimistis mampu mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan sektor pertanian saat ini,” pungkasnya. (rgr)






