METRO PESISIR

Era Balad-Mulyadi, PAD Kota Pariaman TembusRp57 Miliar untuk Pertama Kali

×

Era Balad-Mulyadi, PAD Kota Pariaman TembusRp57 Miliar untuk Pertama Kali

Sebarkan artikel ini
SALAM— Wali Kota Pariaman Yota Balad saat menghadiri kegiatan Rapat Evaluasi PAD yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Untuk pertama kalinya dimasa kepemimpinan Ba­lad-Mulyadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman mengalami pe­ningkatan. Kemarin, semua itu terbukti di tahun 2025 ke, PAD Kota Pariaman naik diatas Rp 50 Miliar, yang selama ini belum pernah menyentuh angka tersebut, yaitu dengan capaian sebesar Rp.57.4­49.978­.227,­89, naik 12,95% dari PAD tahun 2024.

Hal tersebut berdasarkan laporan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD)  Rudy Repenaldi Rilis, pada saat Walikota Pariaman Yota Balad di­dampingi oleh Wakil Walikota Pariaman Mulyadi memimpin Rapat Evaluasi PAD Kota Pariaman, kemarin, yang diikuti juga oleh seluruh Kepala OPD, Kepala Badan, dan Kepala Kantor dilingkungan Pemerintahan Kota Pariaman.

Total PAD tersebut di­dapat diantaranya dari Pajak Daerah, Pajak Reklame, PBB P2, BPHTB, PBJT Makanan dan/atau Minuman, PBJT Tenaga Listrik, PBJT Jasa Perhotelan, PBJT Jasa Parkir, Retribusi Daerah, Opsen PKB, PBJT Jasa Ke­senian dan Hiburan, dan PAD lainnya.

Baca Juga  Menuju WBK dan WBBM, Pemkab Ingatkan OPD Lakukan Pembenahan

“Tahun 2026 Pemerintah Kota Pariaman menargetkan PAD sebesar Rp. 76.130.609.859,00,- akan te­tapi pertengahan tahun 2026 PAD tersebut baru terealisasi sebesar Rp. 28.­147.423.119,00,- atau sekitar 36,97%,” ujar Yota Balad.

Yota Balad mengatakan masih ada waktu untuk mengenjot PAD jelang a­khir tahun 2026 dengan cara memaksimalkan kinerja dan mencari inovasi baru dalam meningkatkan pen­dapatan. Secara tegas beliau meminta instansi terkait untuk tidak lalai dan menggali lebih dalam potensi-potensi pendapatan daerah yang ada di Kota Pariaman.

“Evaluasi ini sangat penting sekali, kalau dapat diadakan sekali dalam sebulan sehingga kita bisa mengetahui target keua­ngan yang telah ditetapkan bisa tercapai atau tidak tanpa ada celah kebocoran di lapangan,” tegas Yota Ba­lad.

Baca Juga  Sukseskan Rangkaian HUT RI ke 79 Tahun 2024

Yota Balad berharap, agar setiap OPD terkait yang menjadi sumber PAD Daerah, dapat melakukan inovasi dan evaluasi percepatan terkait pemasukan retribusi daerah, sehingga hasil PAD yang didapatkan dapat maksimal, apalagi di tengah keterbatasan anggaran yang ada saat ini.

“Kami berdua Balad-Mulyadi punya target visi misi yang dijanjikan kepada masyarakat. Bapak/Ibu adalah ujung tombak dari semua keberhasilan tersebut. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada seluruh OPD yang telah berusaha dan berupaya untuk meningkatkan PAD Kota Pariaman menjadi lebih baik lagi ke depannya, sehingga target yang ditetapkan bisa tercapai sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya. (efa)