METRO SUMBAR

Setelah Lama Dikeluhkan, Jembatan Simpang Manunggal dan Panti Mulai Ditangani Tahun Ini

×

Setelah Lama Dikeluhkan, Jembatan Simpang Manunggal dan Panti Mulai Ditangani Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
PENINJAUAN JEMBATAN— Didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumbar Zuldafri Darma dan Camat Lima Kaum Beni Oriza, Bupati Eka Putra meninjau rencana pembangunan jembatan bekas galodo 2024 lalu.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM didampingi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Zuldafri Darma, Kabid Pemanfaatan dan Pengendalian Sum­­ber Daya Air dan Pertanahan Dinas PUPR Netrizal, ST, MT serta Kabid Bina Marga Busnika Hamidi, ST, MT meninjau langsung ren­­cana pengerjaan jembatan simpang Manunggal dan jembatan Panti, Selasa (26/5).

Dalam peninjauan ter­sebut, Bupati Eka Putra me­nyampaikan bahwa pembangunan jembatan simpang Manunggal telah mulai dikerjakan. Hal itu ditandai dengan dimulainya pembangunan jembatan sementara sebagai jalur pengalihan arus lalu lintas selama proses pembangunan jembatan perma­nen berlangsung. “Alhamdulillah, saat ini jembatan simpang Manunggal sudah mulai dikerjakan. Pembangunan jembatan sementara juga telah dimulai untuk men­dukung kelancaran la­lu lintas selama proses pem­bangunan berlang­sung,­”­ ujar Bupati Eka Putra.

Ia pun berharap dukungan penuh dari masya­rakat serta meminta ma­sya­rakat bersabar karena selama proses pengerjaan akan terjadi gangguan terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut. “Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, serta Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jembatan ini,” tambahnya.

Baca Juga  Kepala BNPB Tinjau Program Strategi Mitigasi Berbasis Vegetasi

Bupati Eka Putra juga menyampaikan bahwa pem­bangunan jembatan Panti yang selama ini menjadi harapan masyarakat, tahun ini akan segera memasuki proses tender sehingga pengerjaannya dapat segera dimulai. “Jadi tahun ini jembatan simpang Manunggal dan jembatan Panti sama-sama mulai dikerjakan, termasuk perbaikan ruas jalan Ombilin–Batusangkar. Semoga seluruh proses berjalan lancar, sehingga masya­ra­kat kembali merasa aman dan nyaman saat melintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke­rusakan infrastruktur ter­sebut merupakan dampak dari bencana banjir bandang atau galodo yang melanda Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2024 lalu. Bencana hidro meteorologi itu menyebabkan rusaknya sejumlah jemba­tan, jalan, fasilitas umum hingga permukiman warga di berbagai wilayah.

Sejak bencana terjadi, akses transportasi masya­rakat sempat terganggu dan menjadi keluhan ma­sya­rakat karena jembatan tersebut merupakan jalur penting penghubung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari. Karena itu, pembangunan kembali infrastruktur menjadi prioritas Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Pro­vinsi dan Pemerintah Pusat.

Baca Juga  Polsek Bayang Terus Laksanakan Monitoring Pengamanan Wisatawan di " Root Bridge"

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Pro­vinsi Sumatera Barat Zuldafri Darma turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi yang telah menganggarkan perbaikan jembatan yang rusak akibat diterjang galodo tersebut.

Sebagai putera daerah Kecamatan Lima Kaum, Zuldafri Darma juga mengungkapkan rasa syukur serta apresiasi kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra yang dinilainya terus memperjuangkan pembangu­nan kembali infrastruktur pascabencana hingga ke Pemerintah Pusat. “Atas nama pribadi dan masya­rakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati Eka Putra yang tiada henti memperjuangkan pembangunan kembali jem­batan ini. Bahkan perjuangan itu dilakukan hingga ke Pemerintah Pusat, sehingga kami di DPRD Provinsi juga ikut mendorong penganggarannya,” ucap Zuldafri.

Ia juga mengajak ma­sya­rakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan, menjaga ketertiban lalu lintas selama pengerjaan berlangsung, serta memberikan dukungan apabila terdapat lahan masyarakat yang diperlukan untuk pembangunan jembatan sementara hingga jembatan permanen selesai dikerjakan. (ant)