METRO SUMBAR

Itjen Kemendagri Kunjungi Padang Panjang, Bahas Penguatan Pengelolaan APBD

×

Itjen Kemendagri Kunjungi Padang Panjang, Bahas Penguatan Pengelolaan APBD

Sebarkan artikel ini
DIALOG—Wakil Wali Kota Allex Saputra didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Wita Desi Susanti serta sejumlah kepala OPD terkait terlibat dialog saat menrima tamu

PDG. PANJANG, METRO–Upaya memperkuat ta­ta kelola keuangan daerah terus dilakukan Pemerintah Kota Padang Panjang. Hal ini ditandai dengan kunjungan Inspektorat Jen­­deral (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memba­has langsung penguatan pengelolaan APBD bersama jajaran Pemko, Jumat (27/3).

Kunjungan tersebut di­te­rima Wakil Wali Kota Allex Saputra yang di­dam­pingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Wita Desi Susanti serta sejumlah kepala OPD terkait.

Rombongan Itjen Kemendagri yang hadir antara lain Inspektur Khusus Ihsan Dirgahayu, Inspektur IV, Dwi Budi Wahyuningsih, serta Sekretaris Inspektorat Jenderal (Sesitjen) Bachril Bakri.

Pertemuan ber­langsung­ koordinatif dengan fokus pada penguatan tata kelola APBD, termasuk percepatan pemanfaatan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk mendukung pemulihan pas­­­cabencana dan pening­ka­­tan kesiapsiagaan ben­ca­na.

Baca Juga  Lepas 149 Lulusan Angkatan ke-20 “Aetherion”, SMAN 3 Batusangkar Tekankan Pengawasan Media Digital dan Integritas

Dalam kesempatan ter­­­sebut, Wawako Allex menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan Itjen Kemendagri dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), khususnya dalam memastikan pelaksanaan APBD berjalan efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, kualitas serta akurasi data menjadi faktor kunci dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Data yang akurat akan memastikan perencanaan dan realisasi anggaran selaras serta berdampak nya­ta bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pertemuan juga membahas penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam melakukan pendampingan terhadap pengelolaan APBD agar tetap sesuai regulasi dan berjalan secara tertib.

Baca Juga  Bupati Suhari Bur Hadiri Pengukuhan Tuangku dan Ustazah Bustanul Yaqin

Pemko juga diminta memastikan kesiapan data APBD, laporan pengawa­san APIP, serta laporan triwulanan yang akan disampaikan pada awal April mendatang.

Sementara itu, Bachril Bakri menyampaikan, alo­kasi TKD 2026 untuk wila­yah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak mengalami pemotongan, melainkan di­kem­ba­likan setara dengan ta­hun sebelumnya. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah terdampak bencana. (rmd)