METRO PESISIR

Pesantren Ramadhan Berakhir, Bupati Ajak Siswa Utamakan Adab dan Etika

×

Pesantren Ramadhan Berakhir, Bupati Ajak Siswa Utamakan Adab dan Etika

Sebarkan artikel ini
PENUTUPAN PESANTREN— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, memberikan sambutan saat penutupan kegiatan pesantren Ramadhan tahun 1447 H tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Padangpariaman di Masjid Baiturahmah Lubuk Alung

PDG.PARIAMAN, METRO— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, menutup kegiatan pesan­tren Ramadhan tahun 1447 H / 2026 M tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Pa­dang­­pariaman di Masjid Baiturahmah Lubuk Alung. Acara diawali dengan pem­bacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta pesantren, dilanjutkan dengan penampilan tahfiz Al-Qur’an sambung ayat. Saat  itu para peserta menunjukkan kemampuan hafalan mereka dengan melanjutkan potongan ayat yang dilantunkan langsung oleh Bupati John Kenedy Azis.

Empat peserta yang berhasil melanjutkan bacaan Al-Qur’an dengan baik mendapatkan apresiasi dari Bupati berupa sera­gam sekolah gratis, buku, serta perlengkapan se­kolah untuk satu tahun penuh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pe­nyampaian kultum oleh sa­lah satu peserta pesantren, Muhammad Zikri Ilham, yang menyampaikan ceramah singkat dengan penuh semangat dan makna.  Atas keberaniannya tampil di hadapan para peserta dan undangan, ia juga mendapatkan hadiah berupa seragam, buku, dan perlengkapan sekolah selama satu tahun.

Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Alwi yang membacakan hafalan Al-Qur’annya serta peserta lain yang turut tampil dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga  Tiga Nagari Dikukuhkan jadi Nagari Sadar Hukum

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis me­negaskan pentingnya penanaman nilai adab dan etika kepada generasi muda sejak dini. Ia mengingatkan para siswa untuk membiasakan sikap menghargai orang lain, terutama ketika seseorang sedang berbicara atau membaca Al-Qur’an di depan umum.

“Yang pertama saya sampaikan kepada ananda semua, kita harus mengutamakan adab dan etika. Ketika orang sedang berbicara di depan atau membaca Al-Qur’an, kita harus diam dan menghargainya. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan oleh bapak ibu guru kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa sikap saling menghargai dan memahami satu sama lain akan membentuk karakter ge­nerasi muda yang lebih baik.

Menurutnya, jika nilai tersebut diterapkan de­ngan baik, maka berbagai perilaku negatif seperti perundungan (bullying), kekerasan, maupun kenakalan remaja dapat diminimalisir. “Masa depan negeri ini ada di tangan ananda semua. Karena itu saya berharap sikap-sikap yang belum baik dapat diperbaiki sejak sekarang,” ujarnya.

Baca Juga  Tekan Kasus 3 C, Petakan Wilayah 

Selain itu, ia juga me­ngimbau para guru agar memberikan perhatian khu­­sus kepada siswa yang belum berani tampil atau masih belum lancar membaca Al-Qur’an agar proses pembelajaran dapat merata. “Saya berharap bapak ibu guru dapat mem­perhatikan anak-anak yang belum bisa tampil atau belum lancar membaca Al-Qur’an, sehingga semua anak memiliki ke­sempatan yang sama untuk belajar dan membanggakan orang tua, guru, serta bangsa,” ungkapnya. Di akhir sambutannya, Bupati John Kenedy Azis turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru, panitia, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam me­nyukseskan kegiatan pesantren Ramadhan tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat dan walinagari, kepala sekolah SD dan SMP, niniak mamak, cadiak pandai, tokoh ma­syarakat, serta para guru dan peserta pesantren Ramadhan. (efa)